BNPB: 209,78 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan dan Sumatra Masih Proses Pemadaman
Kamis, 24 Sep 2026, 10:45 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan masih terdapat 209,78 hektare lahan yang dalam proses pemadaman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra dan Kalimantan hingga Rabu (23/9).
Laporan disampaikan Kepala BNPB, Kepala BNPB, Suharyanto, dalam rapat terbatas penanganan bencana yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara hibrida dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.
Dikutip dari laman resmi Presiden RI, rapat tersebut secara khusus membahas perkembangan karhutla di Kalimantan dan Sumatra, terutama Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
âKami laporkan saat ini per hari ini terdapat 209,78 hektare yang masih dipadamkan terus. Ini kami ikuti terus hari per hari sehingga kami upayakan setiap hari yang dipadamkan itu besar,â ungkap Suharyanto.
Menurut BNPB, pemantauan dilakukan setiap hari untuk melihat perkembangan luasan area yang masih membutuhkan penanganan.
Selain pemadaman darat dan upaya lain di lapangan, pemerintah juga terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan karhutla.
Suharyanto mengatakan OMC direncanakan terus dilakukan setidaknya hingga kondisi musim hujan kembali normal.
Pemerintah juga melanjutkan pemantauan harian terhadap perkembangan karhutla di Sumatra dan Kalimantan agar area yang masih terbakar dapat segera ditangani.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta laporan terbaru mengenai kondisi karhutla dan perkembangan penanganannya.Â
âBapak Presiden menginginkan laporan terkini dari Bapak Kepala BNPB terkait kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, serta Kalimantan secara keseluruhan, kemudian juga di Sumatra,â ujar Teddy.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Santri Korban Keracunan Makanan
-
Karhutla Tak Kunjung Padam, MUI Ajak Gelar Shalat Istisqa Agar Hujan Turun
-
Indonesia Berpotensi Digugat ke Mahkamah Internasional Jika Gagal Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Satu Rumah di Bangka Tengah Terkena Dampak Karhutla
-
Pemkot Gelar Gebyar Bandung Utama demi Dekatkan Layanan Publik kepada Warga
-
Karhutla Meluas, BMKG Deteksi Lonjakan 2.671 Titik Panas di Sumatera
-
Mengingat Luka Mei 1998 dalam Ketika Nalar Bertanya, Mampukah Ingatan Pahit Dihapus Layaknya Catatan Sejarah?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.