Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Mahasiswa FKG dan FMIPA Unpad Raih Medali Emas WICO di Korsel

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Mahasiswa FKG dan FMIPA Unpad Raih Medali Emas WICO di Korsel Doc: ANTARA/HO Universitas Padjadjaran
Ket. Tim delegasi mahasiswa Unpad yang meraih emas di ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, 23-24 Juli 2024.

Bandung - Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran meraih medali emas dalam World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan pada 23-24 Juli 2024.

Berdasarkan keterangan dari Universitas Padjadjaran (Unpad), tim mahasiswa tersebut terdiri dari Faris Hernando Reviansyah dan Azzahra Delvyra dari FKG, kemudian Prisilia Dita S, Fahmi Nur A, dan Adil Abdul Rauf dari FMIPA, yang mendapat arahan dan bimbingan dari dosen Unpad Muhammad Yusuf Ph.D.; Dr. Veni Takarini, drg., M.Kes.; dan Dr. Slamet Usman Ismanto, M.Si.

"Proyek mahasiswa yang memperoleh medali emas tersebut berjudul 'Screen Printed Electrode (SPE) for Oral Cancer Early Diagnosis (SPEED): A Novel Method For Oral Cancer Detection Using Saliva as Biomarker'," kata Yusuf dalam keterangan di Bandung, Rabu.

Dalam proyek tersebut, tim menggagas pengembangan Screen Printed Electrodes (SPE) yang dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi kanker rongga mulut dengan hanya menggunakan sampel air liur.

Sensor SPE, bekerja berdasarkan imunosensor elektrokimia dengan mendeteksi komponen analit yang terkandung dalam air liur.

Proyek ini, bertujuan untuk mengembangkan alat deteksi dini untuk tanda-tanda klinis dini pada kanker mulut serta mendukung diagnosis kanker mulut menjadi lebih spesifik dan praktis dengan metode non-invasif.

Gagasan alat pendeteksi kanker mulut dengan menggunakan sampel saliva ini berawal dari mahasiswa FKG Unpad.

Mereka menggabungkan prinsip fisiologis saliva di dalam mulut dengan menghitung kadar saliva yang tersekresi kemudian dilanjut dengan penghitungan kadar analit dalam kandungan salivanya.

"Kami dari FKG berfokus di teori, sedangkan dari MIPA lebih ke cara kerja praktisnya, perhitungan secara kimiawinya," kata Nando yang merupakan ketua tim.

Nando juga mengatakan alat tersebut masih dalam tahap awal dan perlu dikembangkan, serta dilakukan pengujian.

"Kami masih bisa dibilang baru di tahap awal, sehingga alatnya masih sangat sensitif, kemudian kami juga belum melakukan pengujian ke sampel manusia," tuturnya.

Ke depannya, tim juga akan meningkatkan tingkat akurasi dari alat ini. Diharapkan, alat dapat diproduksi secara masal untuk memudahkan tim medis dalam mendiagnosis penyakit kanker mulut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.