Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Meluas, BPBD: Status Kubu Raya Memasuki Tanggap Darurat Bencana

📅 Minggu, 28 Jul 2024, 15:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karhutla Meluas, BPBD: Status Kubu Raya Memasuki Tanggap Darurat Bencana Doc: ANTARA/BPBD Kubu Raya
Ket. Tim BPBD Kubi Raya saat berupaya memadamkan api akibat karhutla di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

KUBU RAYA -Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mengatakan saat ini status kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya sudah memasuki tanggap darurat bencana."Hal ini merujuk pada menurunnya curah hujan berdasarkan pantauan Badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG) yang diperkirakan hingga tanggal 28 Juli, serta melihat karhutla yang sudah terjadi beberapa waktu terakhir," ujar Kepala BPBD Kubu Raya Herry Purwoko di Sungai Raya, Minggu (28/7).Ia mengatakan setelah ditetapkan status siaga beberapa waktu lalu, saat ini status di Kubu Raya sudah berubah menjadi tanggap darurat akibat karhutla yang semakin meluas.Herry menjelaskan jika perubahan status ini bertujuan agar upaya penanganan karhutla dapat berjalan lebih cepat guna meminimalisir dampak bencana kabut asap yang ditimbulkan akibat karhutla yang dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat."Status tanggap darurat telah diberlakukan pada tanggal 25 Juli kemarin dan berakhir pada 7 Agustus 2024," katanya.Herry mengatakan dalam upaya pemadaman tersebut pihaknya dibantu oleh tim gabungan yang terdiri dari para aparat penegak hukum hingga masyarakat yang berupaya memadamkan api hingga malam hari."Para petugas damkar yang dibantu TNI, Polres Kubu Raya, Manggala Agni, KPH, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan BPBD harus berjibaku memadamkan api sampai malam hari," kata Herry.Pihaknya berharap adanya perubahan status ini menyadarkan masyarakat tidak membakar lahan secara sengaja terlebih dampak yang ditimbulkan merugikan berbagai pihak.Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat dan meminta kepada seluruh stakeholder untuk menyebarluaskan serta mensosialisasikan informasi mengenai karhutla agar tidak memperparah keadaan."Upaya ini agar masyarakat tidak membakar lahan terlebih saat ini curah hujan sedang menurun dan potensi kemudahan terbakar sedang tinggi," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.