Usai IPPP 2024, Parlemen RI dan Negara Pasifik Pastikan Jalin Komunikasi Efektif
📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 10:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: dpr.go.id
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong terjalinnya komunikasi yang efektif antara DPR RI dengan Parlemen negara-negara Pasifik usai perhelatan Pertemuan Kedua Indonesia-Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) yang digelar di Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (25/7).
Baginya, komunikasi secara langsung dan efektif perlu diupayakan jika terdapat hal-hal yang perlu ditanyakan dan koordinasikan. Harapannya, apabila ada dinamika, persoalan tidak perlu dibawa ke forum multilateralisme, misalnya seperti PBB.
"Regionalisme yang efektif diharapkan dapat menyelesaikan sendiri masalah dan tantangan yang dihadapi di kawasan itu. Sebagai keluarga besar Pasifik, kita diharapkan dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan dengan dialog diantara kita sendiri," ungkap Puan saat menutup perhelatan.
Selain itu, ia memastikan Indonesia akan berkomitmen berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui program pelatihan bagi mitra-mitra di Pasifik sekalipun Indonesia juga masih mengalami tantangan pembangunan.
"Hal ini karena kami sadar bahwa pembangunan adalah sebuah proses, yang selalu berkembang. Selalu ada hal yang dapat dibagikan, termasuk bagaimana mengulang keberhasilan, dan mencegah kegagalan pembangunan pada setiap tahapannya," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
DPR RI, kata Puan, akan menempatkan parlemen negara pasifik sebagai mitra utama. Sebab, DPR menyadari bahwa Indonesia adalah bagian dari keluarga besar Pasifik.
Menurut Puan, Sidang Kedua IPPP ini membuka lembaran baru dalam hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik. Puan juga mengajak delegasi membawa pembahasan dan rekomendasi IPPP di Jakarta ini ke pihak eksekutif dan ruang pertemuan di gedung parlemen masing-masing.
"Saya mengajak delegasi negara-negara Pasifik untuk menceritakan kepada rakyat di negaranya, bahwa Indonesia ingin meningkatkan persahabatan dengan rakyat di Pasifik. Marilah kita membangun 'jembatan', dan bukannya hambatan (barrier) guna membawa perubahan positif bagi kawasan Pasifik. One heart, one family, together we are stronger," tutup Puan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!