Pemkot Tasikmalaya Bangun Tenda untuk Siswa yang Sekolahnya Ambruk
Kamis, 25 Jul 2024, 00:18 WIBTasikmalaya - Pemerintah Kota Tasikmalaya Jawa Barat membangun tenda darurat untuk menunjang sementara kegiatan belajar mengajar siswa madrasah Raudlatul Athfal (RA) Muhammad Ramdhan di Kecamatan IndihiangTasikmalaya, yang bangunan sekolahnya ambruk agar tetap bisa belajar sampai mendapatkan tempat yang aman.
"Tendanya sudah dipasang, dan sudah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada hari ini," kata Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya Erik Yowanda saat dihubungi melalui telepon seluler di Tasikmalaya, Rabu.
Ia menjelaskan, BPBD Kota Tasikmalaya sudah melakukan penanggulangan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan kelurahan terkait adanya bangunan madrasah yang ambruk di Jalan Kutaresik Jati Kelurahan PanyingkiranKecamatan Indihiang, Selasa (23/7) pagi.
Bangunan tersebut, katanya, bisa roboh karena faktor usia bangunan yang sudah tua atau lapuk, sehingga bangunan atapnya roboh lalu menimpa peralatan belajar di dalam bangunan itu.
"Memang faktor penyebab bangunan ambruk disebabkan oleh bangunan yang sudah tua dan lapuk," katanya.
Ia menyampaikan, sesaat setelah kejadian itu, tim dari BPBD Kota Tasikmalaya langsung terjun ke lokasi untuk membantu mengevakuasi barang atau peralatan belajar yang masih bisa digunakan.
Petugas juga membangun tenda darurat berkapasitas 30 orang yang bisa digunakan sementara untuk menampung siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
"Kita sudah mengevakuasi barang-barang yang sudah bisa dipergunakan, dan sudah memasang tenda untuk kegiatan belajar mengajar," katanya.
Ia menyampaikan keberadaan tenda itu bersifat sementara, pihaknya bersama aparatur pemerintah setempat sedang berupaya untuk mencari tempat atau bangunan sementara yang layak dan bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
"Kemarin berdasarkan rembuk dengan pak lurah dan masyarakat untuk mencari tempat lain sementara yang bisa digunakan proses belajar mengajar tersebut," katanya.
Kepala RA Muhammad Rhamdan Ana Yuliana menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah langsung tanggap menanggulangi bangunan yang roboh, kemudian memasang tenda darurat.
Tenda tersebut, katanya, akan bermanfaat bagi siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sementara, sambil menunggu tempat yang lebih layak, nyaman, dan aman untuk belajar.
"Terima kasih dari BPBD karena sudah memfasilitasi, sudah meminjamkan tenda, langsung gerak cepat, tendanya langsung dipasang," katanya.
Peristiwa bangunan madrasah ambruk itu tidak menimbulkan korban jiwa karena sedang tidak ada kegiatan belajar mengajar.
Kementerian Agama Kota Tasikmalaya saat ini sudah menginventarisasi kerusakan untuk selanjutnya diusulkan untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polda Banten Bangun 49 SPPG untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
-
Polres OI Sebut Bakal Jemput Paksa Dua Tersangka Pelecehan Mahasiswi KKN
-
Unik, ASN Pemkot Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Menekan Penggunaan BBM
-
PT KAI Daop 4 Semarang Siapkan Dua KA Lebaran Tambahan
-
Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan WN Spanyol Divonis 18 Tahun Penjara
-
Kapal Fregat Pertama Buatan PT PAL Resmi Diluncurkan, Diberi Nama KRI Balaputradewa-322
-
Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 100.000 Tabung Elpiji 3 Kg untuk Jambi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.