Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jateng Dapat Kuota 11 Ribu Rumah Bersubsidi

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jateng Dapat Kuota 11 Ribu Rumah Bersubsidi Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno saat meresmikan pameran perumahan "Jateng Omah Expo 2024" di Mal Ciputra Semarang, Rabu (24/7/2024).

Semarang - Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno menyebutkan bahwa provinsi tersebut mendapatkan alokasi sekitar 11.000 rumah bersubsidi dari Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

"Kami dapat kuota rumah bersubsidi dari pemerintah sekitar 11 ribu," katanya, saat membuka pameran perumahan bertajuk "Jateng Omah Expo 2024" di Mal Ciputra Semarang, Rabu.

Alokasi rumah bersubsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Salatiga, Demak, Batang, hingga Grobogan.

Pameran yang digelar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jateng itu, kata dia, merupakan salah satu langkah menyerap kuota rumah bersubsidi yang diberikan pemerintah.

Bahkan, ia mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jateng telah meminta BP Tapera untuk menambah alokasi rumah bersubsidi karena angka kebutuhan rumah di Jateng mencapai hampir 350.000 unit.

"Angka 'backlog' perumahan ada 324.855. Ini masih cukup tinggi. Perumahan ini adalah kebutuhan dasar masyarakat dan tentu saja kami di pemerintahan yang punya kewajiban penyediaan rumah untuk masyarakat," katanya.

"Makanya, saya mendorong yang (rumah) subsidi lebih terserap di sini. Karena saya tadi sudah minta BP Tapera untuk ditambah alokasi. Karena hampir 350 ribu (keluarga) di Jateng yang belum memiliki rumah," katanya.

Selain melalui pameran perumahan bersubsidi, Sumarno mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai langkah untuk membantu akses perumahan bagi MBR, termasuk masyarakat miskin lewat program "Tuku Lemah Oleh Omah".

"Sebetulnya sasaran kami tidak hanya masyarakat yang berpenghasilan rendah, tetapi juga masyarakat miskin ada upaya penyediaan rumah layak huni. Ini salah satu upaya penyediaan rumah," katanya.

Sementara itu, Kepala Disperakim Jateng Arief Djatmiko mengatakan bahwa realisasi program "Tuku Lemah Oleh Omah" yang telah dilaksanakan sejak 2021 hingga pertengahan 2024 sudah mencapai 1.700 unit.

Ia mengatakan Pemprov Jateng juga menggencarkan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di 35 kabupaten/kota yang pada tahun ini mengerjakan 17.000 unit di berbagai kabupaten/kota.

"Secara gradual kami terus melakukan perbaikan-perbaikan. Bahkan, kami kolaborasikan dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, Baznas, CSR, dan 'volunteer'," kata Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.