Sentimen Eskternal Masih Dominan
Selasa, 23 Jul 2024, 08:21 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatannya, hari ini (23/7). Pergerakan IHSG diperkirakan masih dipengaruhi sentimen perkembangan politik di Amerika Serikat (AS), menyusul mundurkan Presiden Joe Biden dalam kontestasi pemilu (pilpres) pada November mendatang.
Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/7) sore, ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 27,47 poin atau 0,38 persen ke posisi 7.321,97, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,72 poin atau 0,40 persen ke posisi 923,24.
"Bursa regional Asia bergerak melemah, pasar tampaknya fokus pada berita Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mundur dari bursa calon presiden AS periode selanjutnya, gangguan pemadaman TI global, serta kebijakan bank sentral Tiongkok yang memangkas suku bunga pinjaman," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, awal pekan ini.
Presiden AS Joe Biden memutuskan mengundurkan diri dan mendukung Wakil Presiden AS, Kamala Harris sebagai calon presiden dari kubu Demokrat.
Secara jangka pendek, tentunya keputusan Joe Biden ditanggapi beragam oleh pasar, yang mana hal ini dapat berpotensi menyuntikkan ketidakpastian politik yang lebih besar ke pasar, yang kemungkinan akan mengakibatkan beberapa goncangan jangka pendek, karena ini suatu konteks politik yang tidak biasa.
Selain mundurnya Joe Biden sebagai calon presiden AS, pemadaman TI global yang disebabkan oleh pembaruan di perusahaan keamanan siber CrowdStrike, telah merugikan pasar dan mengganggu operasi di berbagai industri termasuk maskapai penerbangan, perbankan, dan layanan kesehatan.
Dari Tiongkok, pasar tampaknya tidak merespon hasil pertemuan petinggi Tiongkok, dimana pasar tidak memahami secara detail langkah kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah Tiongkok, meskipun Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan rencana besar untuk meningkatkan keuangan pemerintah daerah yang terlilit utang.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rupiah Kian Terkikis Sepanjang 2026: Ketika Sentimen Global Mengalahkan Fundamental Domestik
-
Bondowoso Minta Bantuan Pemprov Jatim Tangani Krisis Air Bersih
-
Pemprov Sulteng Dorong Pemerataan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil
-
Resmikan Ring Tinju Pasar Rebo, Pemprov DKI Manfaatkan Kolong Flyover Jadi Ruang Sehat
-
Penutupan Halte Transjakarta di Manggarai Ditunda, Ini Alasannya
-
Rupiah Boleh Rontok, Harga BBM Subsidi Tak Dinaikkan
-
idEA: Perlindungan UMKM Sebaiknya Dilakukan Proporsional dan Transparan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.