Dengan OTP 94.3%, Garuda Indonesia Tuntaskan Layanan Haji 2026

Selasa, 14 Jul 2026, 09:05 WIB

JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi menuntaskan seluruh rangkaian operasional penerbangan haji 1447 H/2026 M setelah melayani sebanyak 102.705 jemaah dari 10 embarkasi di seluruh Indonesia.

Penyelesaian operasional haji tahun ini dengan tingkat ketepatan waktu yang terjaga turut menjadi sinyal positif atas penguatan kinerja operasi Garuda Indonesia secara berkelanjutan. Capaian tersebut sejalan dengan agenda transformasi perusahaan yang berfokus pada peningkatan konsistensi operasional, improvement layanan, serta penguatan kolaborasi di seluruh ekosistem penerbangan.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, mengatakan bahwa penyelesaian operasional haji tahun ini merepresentasikan komitmen Garuda Indonesia dalam menjalankan amanah negara melalui penyediaan layanan transportasi udara yang aman, andal, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.

“Penyelenggaraan penerbangan haji bukan sekadar aktivitas operasional, melainkan amanah nasional yang mempertemukan aspek pelayanan publik, keselamatan penerbangan, dan tanggung jawab kemanusiaan. Kami bersyukur seluruh rangkaian operasional dapat diselesaikan dengan baik melalui kolaborasi erat bersama Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Perhubungan, regulator, otoritas kebandarudaraan, serta seluruh mitra operasional yang memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah,” ujar Glenny dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Rangkaian operasional tersebut ditutup dengan ketibaan penerbangan GA-1443 dari Madinah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 17.05 WITA. Penerbangan terakhir tersebut membawa 244 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 43 Embarkasi Makassar.

Sepanjang fase kepulangan, Garuda Indonesia mencatatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan atau *on-time performance* (OTP) sebesar 90,3 persen. Dengan demikian, keseluruhan operasional keberangkatan dan kepulangan haji 1447 H/2026 M membukukan OTP kumulatif sebesar 94,3 persen.

Glenny menambahkan, penyelesaian operasional haji dengan capaian ketepatan waktu yang terjaga juga mencerminkan progres positif dari upaya transformasi perusahaan dalam memperkuat kesiapan armada, efektivitas koordinasi operasional, serta konsistensi kualitas layanan.

“Capaian ini menjadi salah satu indikator positif bahwa penguatan fundamental operasional yang terus kami jalankan mulai memberikan hasil. Namun demikian, transformasi merupakan proses yang berkelanjutan. Karena itu, berbagai evaluasi dan pembelajaran dari operasional haji tahun ini akan terus kami tindaklanjuti untuk memperkuat keandalan operasi dan kualitas layanan Garuda Indonesia secara menyeluruh,” jelas Glenny.

Menurutnya, keberhasilan operasional haji tidak hanya diukur dari capaian ketepatan waktu penerbangan, tetapi juga dari kemampuan seluruh ekosistem layanan dalam menjaga kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi jemaah, khususnya kelompok lanjut usia dan jemaah yang membutuhkan pendampingan khusus, sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga kembali kepada keluarga.

“Kami meyakini setiap jemaah berhak mendapatkan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan bermartabat. Berbagai masukan dan pengalaman selama penyelenggaraan haji tahun ini akan menjadi landasan penting untuk menyempurnakan layanan pada musim haji berikutnya agar semakin adaptif terhadap kebutuhan jemaah Indonesia,” tambahnya.

Pada hari terakhir fase pemulangan, 30 Juni 2026, Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan untuk Kloter 41, 42, dan 43 Embarkasi Makassar serta Kloter 19 Embarkasi Banjarmasin. Fase kepulangan berlangsung sejak 1 Juni 2026, diawali dengan penerbangan dari Jeddah hingga 15 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dari Madinah pada periode 16–30 Juni 2026.

Sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda Indonesia memandang penyelenggaraan penerbangan haji sebagai salah satu kontribusi strategis perusahaan dalam mendukung pelayanan ibadah haji Indonesia. Kompleksitas operasional yang melibatkan kesiapan armada, awak pesawat, layanan darat, pengelolaan bagasi, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dari proses transformasi untuk membangun operasi penerbangan yang semakin andal, adaptif, dan berkelanjutan.

“Kepercayaan yang diberikan kepada Garuda Indonesia harus terus kami jawab melalui profesionalisme, kolaborasi, serta semangat melayani sepenuh hati. Kami akan terus memperkuat kapabilitas operasional dan kualitas layanan agar amanah nasional ini dapat dijalankan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari momentum penguatan kinerja perusahaan dan memberikan nilai tambah bagi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia pada masa mendatang,” tutup Glenny.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.