Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bhayangkara Borong Penghargaan Proliga

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 06:58 WIB | Oleh:
Bhayangkara Borong Penghargaan Proliga Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. melakukan smes I Pevoli putra Jakarta Bhayangkara Presisi Noumory Keita (kanan) melakukan smes dan dihadang pevoli Jakarta Lavani Allo Bank Electric Renan Zanatta (kiri), Daffa Naufal (kedua dan kiri) dan Oreol Camejo saat pertan­dingan babak Final Proliga 2024 di Indonesia Arena, GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (21/7). Jakarta Bhayangkara Presisi juara Proliga 2024 usai menang atas Jakarta Lavani Allo Bank Electric dengan skor akhir 3-1 (28-30, 25-22, 25-22, 25-23).

JAKARTA - Klub voli Jakarta Bhayangkara Presisi sukses menjadi juara Proliga 2024 usai menang atas Jakarta Lavani dalam laga final, Minggu (21/7) malam. Selain merebut trofi Bhayangkara Presisi juga memborong penghargaan individu.

Bhayangkara Presisi juara usai menang atas Jakarta Lavani di Indonesia Arena, Jakarta. Setelah menyerah di set pertama (28-30), Bhayangkara bangkit dengan menyapu bersih tiga set berikutnya (25-22, 25-22 dan 25-23).

Selain merebut gelar, Bhayangkara Presisi juga menyabet enam penghargaan individu. Kategorinya adalah Most Valuable Player (MVP), best coach, top scorer, best blocker, best spiker dan best libero. Rendy Febriant Tamalilang dinobatkan menjadi MVP dalam edisi kali ini. Raidel Alfonso pelatih terbaik, Noumory Keita jadi spiker terbaik dan top scorer, Raden Ahmad sebagai blocker terbaik, dan Fahreza Rakha menjadi libero terbaik.

Untuk kategori best server diberikan kepada Mohamed Alhachdadi (Bank Sumsel Babel). Kemudian, Dio Zulfikri (Jakarta Lavani) dinobatkan sebagai best setter dalam edisi kali ini.

Bagi Jakarta Lavani, kalah di final membuat gagal menciptakan hattrick menjadi juara usai meraih gelar tahun 2023 dan 2023. Di babak reguler dan final four, Bhayangkara Presisi tidak pernah menang atas Dio Zulfikri dkk. "Kami berhasil menggagalkan tekad dari Lavani meraih gelar juara untuk yang ketiga kalinya," ujar manajer tim Bhayangkara Presisi, Pipit Riswanto.

Pelatih Bhayangkara Presisi, Ridel Toiran mengatakan tim asuhannya mampu memenangkan partai final karena ditopang dengan semangat para pemainnya di lapangan. Pelatih asal Kuba itu menyebut dia sudah cukup mempelajari permainan Lavani di dua final sebelumnya. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.