Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Lubricants Dukung Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Pemalsuan Pelumas

📅 Rabu, 17 Jul 2024, 23:32 WIB | Oleh:
Pertamina Lubricants Dukung Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Pemalsuan Pelumas Doc: Istimewa
Ket. Produk Pelumas Pertamina Lubricants

JAKARTA- Ketua Asosiasi Pelumas Indonesia (Aspelindo), Sigit Pranowo mengatakan kerugian akibat peredaran pelumas palsu ke industri pelumas di Indonesia cukup besar. Dari segi finansial, jumlah produk palsu yang dijual mengakibatkan kehilangan potensi pasar yang signifikan bagi seluruh produsen pelumas.

"Reputasi kami semua juga terancam tercemar," kata Sigit.

Sebab itu, asosiasi mendukung langkah-langkah proaktif seperti yang dilakukan Pertamina Lubricants untuk terus melindungi konsumen dan memastikan produk berkualitas tinggi yang dibeli adalah asli dan aman digunakan.

Pertamina Lubricants sendiri mendukung penuh tindakan penegak hukum dalam menindak pelaku pemalsuan pelumas dan berharap ada regulasi yang lebih ketat untuk mempersempit ruang gerak pemalsu. Sebab, pemalsuan pelumas tidak hanya merugikan konsumen tetapi juga merugikan negara dan masyarakat secara keseluruhan.

Direktur Sales & Marketing Pertamina Lubricants Dwi Puja Ariestya mengatakan, meskipun tidak semua produk yang dipalsukan adalah merek Pertamina, namun pihaknya merasa bertanggung jawab sebagai produsen pelumas terbesar di Indonesia untuk melindungi konsumen dari dampak buruk penggunaan pelumas palsu.

Pertamina Lubricants mengingatkan konsumen untuk menghindari penggunaan pelumas palsu karena bahaya keselamatan yang tinggi dan risiko kerusakan mesin.

Dalam jangka pendek katanya, mesin dapat mengalami penurunan performa. Bahkan pada beberapa kasus, pelumas palsu tanpa additive detergent atau dispersant dapat langsung merusak mesin. Sedangkan, dalam jangka panjang, penggunaan pelumas palsu dapat mengurangi tingkat keandalan mesin dan mengurangi umur mesin.

Saat konsumen melakukan maintenance, maka mereka mungkin akan mengganti lebih banyak spare parts sehingga biaya perawatan meningkat.

"Kami menghimbau masyarakat untuk membeli pelumas Pertamina di bengkel langganan terpercaya atau outlet resmi Pertamina Lubricants seperti SPBU, Olimart/Fastron Auto Service, dan Enduro Motor Service untuk memastikan keaslian produk. Kami juga menghimbau kepada pemilik bengkel untuk membeli pelumas di distributor resmi," kata Ariestya.

Pertamina Lubricants jelasnya telah melaksanakan berbagai program sosialisasi yang intensif melalui seminar, workshop, dan kampanye media sosial. Selain itu, Pertamina Lubricants juga bekerja sama dengan bengkel-bengkel resmi dan distributor untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara membedakan pelumas asli dan palsu.

Produk-produk pelumas Pertamina tambahnya juga telah mengantongi sertifikasi SNI, yang semakin menjamin kualitas pelumas yang beredar dan menekan jumlah pelumas palsu atau berkualitas rendah.

Pihaknya pun senantiasa melakukan improvement untuk menanggulangi pemalsuan pelumas.

Berikut beberapa tips membedakan pelumas Pertamina asli dan palsu, khususnya pada kemasan produk botol.

Pertama, QR Code di stiker label, di mana setiap produk memiliki QR Code yang unik yang terdiri dari 9 karakter berupa huruf dan angka. Jika discan, akan muncul halaman yang menunjukkan nama produk, nomor QR, batch number, jenis kemasan, berapa kali botol telah discan, lokasi dan waktu scan sebelumnya, beserta lokasi Anda saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.