Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduk Sei Jago di Bintan Membutuhkan Rehabilitasi Total

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduk Sei Jago di Bintan Membutuhkan Rehabilitasi Total Doc: Antara
Ket. Kondisi Waduk Sei Jago di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepri mengalami kekeringan dampak kemarau panjang, Senin (6/4/2026).

Tanjungpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menyebutkan Waduk Sei Jago yang berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, harus direhabilitasi secara total mengingat saat ini kondisinya sudah rusak parah.

"Kondisi waduk ini sebagai daerah tangkapan air tidak berfungsi dengan maksimal, makanya perlu direhab total," kata Wagub Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa.

Wagub Nyanyang sudah menginstruksikan jajarannya melalui dinas terkait agar segera melakukan normalisasi tali air dari hulu ke arah intake.

Selain itu, kata dia, Pemprov Kepri juga akan mengusulkan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Dirjen Sumber Daya Air (SDA) untuk pembangunan tambahan tampungan air baru di Waduk Sei Jago dengan posisi berada di bawah waduk eksisting.

Waduk Sei Jago merupakan salah satu waduk yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kepri, yang melayani sekitar 3.000 sambungan pelanggan air bersih di wilayah Tanjung Uban, Bintan.

"Kondisi waduk saat ini sedang mengalami kekeringan imbas kemarau panjang, sehingga tidak bisa maksimal melayani pelanggannya," ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang SDA Dinas PU Kepri Dona Astriana menyampaikan dalam kondisi normal Waduk Sei Jago dapat mengalirkan air ke pelanggan hingga kapasitas sebesar 40 liter per detik.

Akibat lama tidak turun hujan, kata dia, kondisi Waduk Sei Jago terkini mengalami rusak berat dan terdapat kebocoran pada struktur bawah waduk.

Tak hanya itu, kata dia, lahan masyarakat yang bersempadan dengan waduk juga sudah beralih fungsi, yang awalnya merupakan hutan saat ini sebagian besar sudah berubah menjadi kebun masyarakat.

"Sesuai arahan Pak Wagub, kami akan melakukan upaya rehabilitasi Waduk Sei Jago untuk meningkatkan ketahanan air masyarakat, khususnya di Bintan," kata Dona.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.