Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bayak Sekali, Dinkes Riau Catat 860 Kasus DBD Periode Januari-Mei 2024

📅 Senin, 15 Jul 2024, 21:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bayak Sekali, Dinkes Riau Catat 860 Kasus DBD Periode Januari-Mei 2024 Doc: ANTARA/Frislidia
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sri Sadono Mulyanto.

Pekanbaru - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat periode Januari-Mei 2024 ditemukan 860 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan dari sejumlah itu di antaranya 1 orang meninggal.

"Untuk menurun kasus DBD maka perlu peran aktif dan sinergitas masyarakat seperti dengan menerapkan gerakan hidup sehat serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Sri Sadono Mulyanto di Pekanbaru, Senin.

Menurut dia, dari 860 kasus DBD tersebut dominan berasal dari Kota Pekanbaru tercatat sebanyak 257 kasus, Kota Dumai sebanyak 173 kasus. Di Urutan tiga adalah Kabupaten Bengkalis dengan jumlah sebanyak 118 kasus.

Ia merinci, di Kabupaten Kampar tercatat 63 kasus, Kabupaten Rokan Hulu 29 kasus, Kabupaten Pelalawan 45 kasus, Kabupaten Indragiri Hulu 19 kasus, Kabupaten Kuantan Singingi 32 kasus, Indragiri Hilir 31 kasus, Kabupaten Siak 57 kasus, Kabupaten Rokan Hilir 29 kasus.

"Daerah dengan kasus DBD terendah adalah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan jumlah kasus sebanyak tujuh kasus," katanya.

Ia menyebutkan kasus DBD tertinggi pada tahun 2024 ditemukan pada Januari 2024 adalah sebanyak 201 kasus, pada Februari 2024 justru turun menjadi 200 kasus, sedangkan pada Maret 2024 kasus DBD di Riau makin turun tercatat menjadi 175 kasus bahkan ke April 2024 juga turun menjadi 125 kasus.

Namun pada Mei 2024 justru naik lagi menjadi 159 kasus. Tapi di bulan April 2024 meski kasus turun tapi ada satu kasus meninggal dunia.

"Kita terus menggencarkan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan gerakan 3M yakni menguras bak mandi, menimbun barang bekas dan menutup tempat penampungan air yang berpotensi menjadi tempat bersarang nyamuk aedes aegypti sebagai upaya mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) itu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.