Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aliansi Sayap Kiri Prancis Tolak Berkoalisi dengan Kubu Macron

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Aliansi Sayap Kiri Prancis Tolak Berkoalisi dengan Kubu Macron Doc: Antara/Xinhua/Gao Jing
Ket. Presiden Prancis Emmanuel Macron, di Paris, beberapa waktu lalu.

MOSKOW - Jean-Luc Melenchon, pendiri partai sayap kiri La France Insoumise, yang merupakan bagian dari aliansi New Popular Front, menyatakan tidak berniat berkoalisi dengan kubu Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Kami tidak bermaksud terlibat dalam perundingan seperti itu," kata Melenchon dalam pidatonya di hadapan para pendukungnya pada Minggu (7/7).

Sebelumnya pada hari yang sama, Melenchon meminta Macron untuk mengakui kekalahan dalam pemilu, memberhentikan Perdana Menteri Gabriel Attal yang saat ini menjabat, dan mengizinkan koalisi sayap kiri untuk membentuk kabinet baru.

Melenchon berulang kali mengkritik kebijakan Macron dan pemerintahannya, termasuk soalsituasi di Ukraina.

Secara khusus, Melenchon mengomentari pernyataan Macron tentang peningkatan bantuan militer ke Kiev.

Melenchon menyatakan konflik dengan Russia hanya dapat menyebabkan kehancuran total Prancis, dan menekankan bahwa perlu ditemukan cara untuk merundingkan perdamaian.

Berdasarkan hasil awal pemilihan parlemen putaran kedua, koalisi sayap kiri Front Populer Baru memimpin dalam pemilihan tersebut, diikuti oleh blok haluan tengah Macron dan partai sayap kanan National Rally.

Namun, diperkirakan tidak ada partai politik yang akan memenangkan mayoritas absolut di parlemen Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.