Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evakuasi Jenazah Dua WNA Austria yang Terjatuh dari Jembatan Gantung

📅 Minggu, 24 Mei 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Evakuasi Jenazah Dua WNA Austria yang Terjatuh dari Jembatan Gantung Doc: Antara

Kupang - Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere, Kabupaten Sikka, NTT mengevakuasi jenazah dua warga negara asing asal Austria yang dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari Jembatan Gantung Cunca Wulang di Kabupaten Manggarai Barat, Minggu.

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman yang dihubungi dari Kupang, Minggu malam, mengatakan kedua korban berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dari dasar sungai sebelum dibawa ke RSUD Komodo untuk proses identifikasi.

“Korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo. Dengan telah dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup,” katanya.

Kedua korban diketahui bernama Jurgen (pria, 55) dan Astrid (perempuan, 57).

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Maumere dari Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat Ovan Adu sekitar pukul 12.30 WITA.

Berdasarkan laporan yang diterima, kedua korban terjatuh dari jembatan gantung di kawasan tersebut sekitar pukul 11.30 WITA sehingga membutuhkan bantuan evakuasi SAR.

Menindaklanjuti laporan itu, Pos SAR Manggarai Barat mengerahkan lima personel rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 12.45 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WITA.

Setelah berkoordinasi dengan unsur terkait, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi korban di dasar sungai untuk melakukan proses evakuasi.

Pada pukul 14.35 WITA, kedua korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo dan tiba sekitar pukul 15.33 WITA untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak rumah sakit.

Operasi SAR tersebut melibatkan personel dari Pos SAR Manggarai Barat, Polres Manggarai Barat, Polsek Samanggoang, BPBD Manggarai Barat, Babinsa Beliling, Satpol PP, Dinas Pariwisata, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi itu, tim menggunakan satu unit truk personel, peralatan medis, perlengkapan evakuasi, serta dua unit ambulans RSUD Komodo.

Fathur Rahman mengatakan cuaca di lokasi kejadian dalam kondisi cerah, namun tim sempat mengalami kendala jaringan komunikasi selama operasi berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.