Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabupaten Penajam Jadikan Desa Sidorejo Sebagai Percontohan Pertanian Presisi

📅 Senin, 08 Jul 2024, 17:06 WIB | Oleh:
Kabupaten Penajam Jadikan Desa Sidorejo Sebagai Percontohan Pertanian Presisi Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Kantor Bupati Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadikan Desa Sidorejo di Kecamatan Penajam, sebagai percontohan untuk pengelolaan pertanian dalam program desa pertanian presisi.

Pemerintah kabupaten, jelas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto di Penajam, Senin, menilai pelibatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilakukan Pemerintah Desa Sidorejo dalam pengelolaan pertanian sangat tepat.

Pemerintah Desa Sidorejo, lanjut dia, membeli gabah petani dan memproduksi beras kemasan merek sendiri dengan melibatkan BUMDes, hal itu membantu menjaga kestabilan harga gabah hasil panen petani.

"Pemerintah kabupaten mendukung langkah itu karena seluruh hasil panen di Desa Sidorejo akan diserap Bumdes, dan produk beras kemasan membuat nilai jual beras lokal bisa lebih tinggi," ujarnya.

Desa Sidorejo bakal dijadikan sebagai percontohan untuk pengelolaan pertanian dalam program desa pertanian presisi dengan program pengelolaan pertanian melibatkan BUMDes.

"BUMDes beli gabah petani dan diolah menjadi beras dengan merek sendiri, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani setempat," tambah Kepala Desa Sidorejo Dari Sugi.

BUMDes yang bakal membeli gabah hasil panen petani setempat, kata dia, juga agar tengkulak tidak mempermainkan harga gabah yang dapat merugikan petani.

Pemerintah Desa Sidorejo tercatat memiliki luas lahan persawahan sekitar 300 hektare, dengan rata-rata hasil panen petani tiga ton per hektare dalam satu kali panen.

Hasil produksi tanaman padi di Desa Sidorejo cukup besar sehingga harus dimaksimalkan, menurut dia, agar dapat menambah pendapatan petani yang bermuara kepada peningkatan kesejahteraan petani.

BUMDes Sidorejo tidak hanya membeli gabah hasil panen petani saja, tetapi juga bakal diolah menjadi beras dengan merek sendiri agar harga jual bisa lebih tinggi.

"Harga gabah bisa stabil dan petani lebih diuntungkan, kalau gabah dibeli langsung oleh BUMDes dan beras lokal diolah dikemas punya merek sendiri," demikian Dari Sugi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.