Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badan Geologi: Perubahan Warna Danau Kelimutu karena Ada Aktivitas Magma di Kawah

📅 Senin, 08 Jul 2024, 19:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Geologi: Perubahan Warna Danau Kelimutu karena Ada Aktivitas Magma di Kawah Doc: ANTARA/PVMBG

KUPANG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut aktivitas vulkanik mempengaruhi perubahan warna danau kawah Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Perubahan warna jelas faktor utamanya karena aktivitas vulkanik," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu, Irwan Ka Uman, ketika dihubungi dari Kupang, Senin (8/7).

Gunung Kelimutu merupakan gunung api tipe strato yang memiliki tiga danau kawah yakni Kawah I, Kawah II, dan Kawah III.

Ia menjelaskan air danau Kawah II telah mengalami perubahan warna dari biru muda menjadi hijau tosca.

Dari data pemantauan visual, kenampakan dan sebaran dari belerang di permukaan air danau Kawah II terutama terkonsentrasi pada bagian tengah kawah.

Selain itu, kata dia, ada indikasi naiknya fluida magmatik ke permukaan yang ditunjukkan dari sebaran belerang di permukaan danau kawah tersebut.

"Sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II juga menunjukkan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya," kata dia.

Irwan mengatakan suplai magma masih terjadi ke permukaan, sehingga gunung api itu masih dipertahankan pada tingkat aktivitas Level II atau Waspada.

Selanjutnya potensi ancaman bahaya saat ini yakni erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 meter. "Sehingga kami rekomendasikan agar masyarakat atau pengunjung tidak berada di area kawah dalam radius 250 meter dari tepi kawah," kata dia.

Berkaitan dengan adanya aktivitas pada gunung api itu, Balai Taman Nasional Kelimutu masih menerapkan kebijakan pembatasan sebagai salah satu aspek keselamatan saat berkunjung ke danau tiga warna itu.

Balai Taman Nasional Kelimutu meminta pengunjung wajib menggunakan masker, membawa air minum sendiri, serta membatasi jam kunjungan hanya dari pukul 06.00 WITA sampai 12.00 WITA saja.

Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu, Budi Mulyanto, mengatakan pengelolaan wisata Danau Kelimutu lebih mengutamakan keselamatan pengunjung, sehingga aktivitas kunjungan harus disesuaikan dengan aktivitas terkini gunung tersebut.

"Faktor terpenting dalam pengelolaan wisata alam tidak lepas dari keselamatan dan kenyamanan pengunjung," kata Budi. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.