Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilpres Iran, Reformis Masoud Pezeshkian Menang

📅 Sabtu, 06 Jul 2024, 11:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilpres Iran, Reformis Masoud Pezeshkian Menang Doc: Tashnimnews.com
Ket. Calon presiden Iran Masoud Pezeshkian melambaikan tangan selama acara kampanye di Teheran, Iran, 3 Juli 2024.

TEHERAN - Kandidat reformis Iran Masoud Pezeshkian pada hari Sabtu (6/7) memenangkan pemilihan presiden putaran kedua melawan ultra konservatif Saeed Jalili, kata kementerian dalam negeri negara itu.

Pezeshkian memperoleh lebih dari 16 juta suara dan Jalili lebih dari 13 juta dari sekitar 30 juta suara yang diberikan, kata juru bicara otoritas pemilu Mohsen Eslami. Jumlah pemilih mencapai 49,8 persen.

Pemilu diadakan lebih awal setelah meninggalnya presiden ultra konservatif Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter. Pemilu putaran pertama ditandai dengan jumlah pemilih yang rendah secara historis minggu lalu.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang memegang wewenang tertinggi, telah menyerukan peningkatan jumlah pemilih dalam putaran kedua, menekankan pentingnya pemilu tersebut.

Ia mengatakan jumlah pemilih putaran pertama lebih rendah dari yang diharapkan. Itu bukan tindakan "melawan sistem".

Pemungutan suara dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan regional atas perang Gaza, perselisihan dengan Barat mengenai program nuklir Iran, dan ketidakpuasan dalam negeri atas keadaan ekonomi Iran yang dilanda sanksi.

Dukungan Reformis

Pada putaran pertama minggu lalu, Pezeshkian, satu-satunya reformis yang diizinkan maju, memenangkan jumlah suara terbanyak, sekitar 42 persen, sementara Jalili berada di posisi kedua dengan sekitar 39 persen, menurut angka dari otoritas pemilu Iran.

Hanya 40 persen dari 61 juta pemilih yang memenuhi syarat di Iran ikut serta dalam putaran pertama -- jumlah pemilih terendah dalam pemilihan presiden sejak Revolusi Islam 1979.

Pencalonan Pezeshkian, yang hingga saat ini masih belum banyak dikenal, telah meningkatkan harapan para reformis Iran setelah bertahun-tahun didominasi oleh kubu konservatif dan ultrakonservatif.

Koalisi reformis utama Iran mendukung Pezeshkian, dengan dukungan dari mantan presiden Mohammad Khatami dan Hassan Rouhani, seorang moderat.

Pezeshkian, seorang ahli bedah jantung berusia 69 tahun, telah menyerukan "hubungan yang konstruktif" dengan negara-negara Barat untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir guna "mengeluarkan Iran dari isolasinya".

Jalili (58) adalah mantan negosiator nuklir Iran yang dikenal luas karena sikap anti-Baratnya yang tak kenal kompromi.

Selama kampanyenya, ia mengumpulkan basis pendukung garis keras yang besar dan menerima dukungan dari tokoh konservatif lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.