Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerakan Sedekah Sampah Jadi Pangan Anak di Tangerang Dirutinkan

📅 Sabtu, 06 Jul 2024, 03:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerakan Sedekah Sampah Jadi Pangan Anak di Tangerang Dirutinkan Doc: ANTARA/HO-Kecamatan Cibodas
Ket. Pegawai kecamatan cibodas mengumpulkan sampah anorganik dan minyak jelantah untuk diubah nantinya menjadi pangan dalam penanganan anak stunting.

Tangerang - Kecamatan Cibodas Kota Tangerang Banten rutinkan gerakan sedekah sampah yang hasilnya dialihkan menjadi bantuan pangan tinggi protein bagi anak-anak stunting.

Camat Cibodas, Buceu Gartina di Tangerang Jumat mengatakan kegiatan yang dikemas dalam program Gerakan Sedekah Stunting Cibodas (GS2C) dibentuk sejak Desember 2022

Program ini sebagai upaya menekan angka stunting di Cibodas yang dilaksanakan setiap satu minggu sekali pada hari Jumat oleh seluruh pegawai di Kecamatan Cibodas.

Adapun jenis sampah yang disedekahkan terdiri dari sampah anorganik dan minyak jelantah. Minimal dalam satu minggu satu orang pegawai menyumbang satu kilogram sampah atau satu liter minyak jelantah.

"Sampah tersebut nanti kami alihkan menjadi makanan bagi anak-anak stunting di Kecamatan Cibodas seperti ikan, telur, tempe dan sayur mayur," ujarnya.

Buceu melanjutkan pada hari ini telah terkumpul sampah yang terdiri dari 18.1 kilogram botol, 1.85 kilogram tutup botol, 6.1 kilogram kardus, dan 5.6 liter minyak jelantah. Diharapkan, dengan program ini dapat menekan angka stunting khususnya di wilayah Kecamatan Cibodas.

"Stunting menjadi salah satu fokus yang harus diselesaikan untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Mudah-mudahan, dengan hadirnya GS2C ini dapat mempercepat pengurangan angka stunting di Kota Tangerang khususnya di wilayah Kecamatan Cibodas," ujarnya.

Sebagai informasi, tren prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang mengalami penurunan dari tahun 2018 di angka 19,1 persen menjadi 11,8 persen di 2022.

Kenaikan terjadi pada 2023 dengan angka 17,6 persen, meskipun masih di bawah angka Provinsi Banten yaitu 24 persen dan nasional di 21,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.