Mengapa Nama Rumania Mirip dengan Roma?
📅 Selasa, 02 Jul 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain itu, dokumen-dokumen dari tahun 1521 menyebut wilayah tersebut sebagai Rumania dan memiliki rekaman bahasa Rumania yang paling awal. Istilah Rumania berbeda dari sufiksasi (pemberian imbuhan di akhir) Latin yang umum. Namun hal itu adalah adaptasi yang berguna dan dipertahankan oleh para sarjana pada tahun 1800-an karena mempertahankan perbedaan antara orang Rumania dan orang Romawi.
Memecah Kekaisaran
Karena wilayah Kekaisaran yang luas, orang-orang Dacia yang diserap ke Roma memperoleh akses ke hak istimewa sebagai warga negara. Di banyak bagian dunia, terutama di masa lalu, kewarganegaraan tidak mencakup otonomi untuk bepergian atau perlindungan yang signifikan.
Tentu saja ada hierarki, yang menjadi asal mula istilah kelas bawah plebeian. Para plebeian atau rakyat jelata ini akhirnya bersatu dan memperoleh hak untuk diri mereka sendiri, yang mencakup konsep aturan hukum dan memungkinkan partisipasi dalam pemerintahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seiring dengan meluasnya batas wilayah kekaisaran, menjadi warga negara daripada hanya menjadi sekutu yang diduduki lebih mendapatkan manfaat. Mereka mendapatkan perlindungan dari prasangka hukum setempat.
Yang terpenting, gelar tersebut menunjukkan kepada orang lain bahwa orang Romawi memiliki akses ke infrastruktur dan budaya yang tidak dimiliki oleh seluruh dunia. Selama berabad-abad setelahnya, kekaguman terhadap Roma terus berlanjut di seluruh Eropa abad pertengahan, yang hanya bisa mengagumi sisa-sisa bangunan seperti saluran air dan coliseum Romawi.
Menjadi warga negara Rumania juga mendapat manfaat dari penghargaan yang datang karena menjadi "orang Romawi". Hal ini membantu menjelaskan mengapa orang Rumania abad ke-16 menyebut diri mereka seperti itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika Roma terpecah dan jatuh, Kaisar Diokletianus menyadari bahwa kekuatan dinamis di Kekaisaran Romawi akan menyebabkan Perang Saudara atau penghancuran diri total. Oleh karenanya ia memecah kekaisaran pada tahun 286 M. Pada tahun 295 M terdapat dua kekaisaran yaitu Kekaisaran Barat dan Kekaisaran Timur menjadi entitas yang sama sekali berbeda.
Yang menarik, beberapa catatan menunjukkan bahwa orang Romawi menganggap Dacia sebagai bagian dari Roma Timur, meskipun tidak ada kendali atau administrasi di sana selama berabad-abad setelah kemunduran pada tahun 275 M.
Pada tahun 476 M, Kekaisaran Romawi Barat ditaklukkan dan dibagi oleh bangsa Visigoth yang sering disebut sebagai bangsa barbar. Mereka sebenarnya awalnya adalah bangsa Dacia yang gagal dipertahankan oleh bangsa Romawi dari bangsa Hun pada tahun 376 M.
Sedangkan Romawi Timur berumur lebih panjang. Setelah berumur kurang lebih 1.000 tahun, Kekaisaran Romawi Timur runtuh pada tahun 1453 M. Bekas wilayah-wilayahnya diserap ke dalam kekuasaan Kekaisaran Ottoman atau Kekaisaran Utsmaniyah. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!