Perusahaan Semikonduktor Fokus Kembangkan AI Generatif
📅 Kamis, 27 Jun 2024, 20:29 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Haryo Brono/Koran Jakarta
JAKARTA - Perusahaan semikonduktor MediaTek hari ini mengungkapkan bahwa mereka telah menjadi vendor cipset selular No. 1 dunia selama hampir 4 tahun berturut-turut sejak kuartal ke- 3 tahun 2020. Hal ini menegaskan posisinya sebagai pemimpin berkelanjutan di pasar ini.
Perusahaan tersebut menekankan bahwa kawasan Asia Tenggara termasukdi antaratiga pasar yang mencatatkan Total Addressable Market (TAM) sebesar 50 persen pada ponsel pintar tahun lalu. Angka-angka ini semakin memperkuat bahwa MediaTek secara khusus ditempatkan untuk memenuhi permintaan konsumen teknologi modern, terutama di kawasan Asia Tenggara.
"Tingkat kecanggihannya yang tingkat tinggi merupakan bukti kualitas yang ditawarkan oleh MediaTek," kata Vice President bagian Corporate Marketing dari MediaTek Finbarr Moynihan dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Kamis (27/6).
MediaTek melihat teknologi teknologi AI generatif sebagai peluang penting dan transformatif yang akan membentuk masa depan teknologi. Perusahaan menyadari potensi AI yang sangat besar dalam mendorong inovasi dan efisiensi di berbagai aplikasi.
Seiring dengan terus berkembangnya teknologi AI, MediaTek terus bertujuan untuk menjadi yang terdepan, memanfaatkan keahliannya dalam mengembangkan solusi yang memenuhi permintaan konsumen dan industri di seluruh dunia yang terus meningkat. Melalui AI generatif (generativeAI) diharapkan dapat mendorong inovasi di berbagai pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
AI generatif adalah salah satu cabang kecerdasan buatan yang memungkinkan algoritma untuk menghasilkan konten secara otomatis, mulai dari teks, gambar, audio, hingga video. Cabang dari AI ini dapat dilatih untuk belajar bahasa manusia, bahasa pemrograman, seni, kimia, biologi, atau materi pelajaran kompleks apa pun.
Untuk memperluas ekosistemnya AI, MediaTek bekerjasama dengan Baidu dan Llama. Keduanya dikenal memiliki keahlian dalam memberdayakan Gen-AI dalam perangkat dengan fitur-fitur real time seperti penghapusan objek dan pembuatan gambar.
"Kami berada di posisi strategis sebagai pendorong pertumbuhan teknologi AI Generatif di banyak aplikasi, tidak hanya pada ponsel pintar, chromebook, dan TV pintar, namun juga solusi otomotif dan solusi cerdas yang akan sangat dipengaruhi oleh teknologi AI," ujar Finbarr
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, MediaTek kini berfokus pada pusat data komputasi awan (cloud). Hal ini karena infrastruktur cloud dan pusat data untuk teknologi AI sangatlah penting, dan perusahaan ini melihat peluang besar bagi MediaTek untuk ada di sana.
Area fokus utamanya adalah AIgeneratif, yang diharapkan dapat mendorong inovasi di berbagai pasar. MediaTek mengumumkan bahwa mereka memperluas ekosistem AI generatifnya dengan dukungan dari Baidu dan LLama, antara lain, untuk memberdayakan pada perangkat dengan fitur-fitur real time seperti penghapusan objek dan pembuatan gambar.
Pada acara MediaTek Indonesia Media Gathering 2024, MediaTek mengumumkan bahwa mereka terus menduduki posisi No.1 di pasar prosesor ponsel pintar. Perusahaan ini menguasai hampir 64 persen pangsa pasar di negara tersebut.
Pencapaian ini mencerminkan teknologi inovatif MediaTek serta komitmen mereka terhadap kemitraan lokal yang kuat. Selain itu, meningkatnya tingkat penetrasi ponsel 5G di negara ini diperkirakan akan memberikan dorongan lebih lanjut bagi pertumbuhan.
"MediaTek juga mendukung industri teknologi finansial (tekfin) untuk memajukan pembayaran non-tunai melalui solusi IoT yang didedikasikan untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan teknologi digital di Indonesia," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!