Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Intervensi 'Stunting' Diikuti Pembentukan Regulasi

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Intervensi 'Stunting' Diikuti Pembentukan Regulasi Doc: ANTARA/ HO-Pemerintah Kota Jakarta Pusat
Ket. Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Kantor Walikota Jakarta Pusat, Selasa (26/6).

JAKARTA - Untuk mengurangi stunting akan dilakukan rembuk dengan sasaran intervensi yang diikuti pembentukan regulasinya. Dua aksi ini diharap dapat mengakselerasi penurunan jumlah angka anak potensial kerdil di Jakarta Pusat.

Untul langkah ini, Pemerintah Kota Jakarta Pusat melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan melaksanakan intervensi aksi tiga dan empat. Sebelumnya, telah dilaksanakan analisis situasi dan intervensi program kegiatan. "Kemudian membangun komitmen bersama melalui kegiatan rembuk stunting yang akan dikuatkan dengan regulasi," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma, Rabu (26/6).

Dia menuturkan, "Aksi 3" membahas rembuk stunting tingkat kota Jakarta Pusat. Tujuannya, untuk mendapatkan komitmen dari pemangku kepentingan. Sedangkan "Aksi 4" membahas regulasi Wali Kota terkait percepatan penurunan stunting. Tujuannya, untuk memberikan kepastian hukum.

Kepastian hukum tersebut digunakan sebagai rujukan bagi organisasi perangkat daerah, termasuk kecamatan dan kelurahan, dalam melaksanakan kegiatan yang mendukung upaya penurunan stunting. Menurut Dhany, aksi-aksi konvergensi merupakan salah satu strategi yang dirasakan cukup efektif dalam penurunan stunting.

Hal itu menyangkut visi atau komitmen kepemimpinan, komunikasi tentang perubahan perilaku, dan ketahanan pangan terkait asupan gizi. Kemudian pengelola data dan informasi. Untuk itu, lanjut Dhany, segala sesuatu yang dilakukan harus ada capaian target atau progresnya.

Dhany minta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun komitmen bersama. "Jadi, bukan hanya tanda tangan, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjalankan tugas," desaknya. Menurutnya, dengan kebersamaan, koordinasi, implementasi, dan evaluasi, target capaian menurunkan angka stunting akan tercapai. "Kuncinya, memperkuat strategi di lapangan," tegas Dhany.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Jakarta Pusat, Agus Sanyoto, memaparkan dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan komitmen delapan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Stunting serta Berita Acara Hasil Kesepakatan Rembuk Stunting tahun 2024.

"Penandatangan itu sebagai wujud komitmen bersama di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dalam penurunan stunting. Hal ini termasuk jajaran kecamatan dan kelurahan. Mereka juga harus berperan aktif," kata Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.