Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepulangan Jemaah Haji Harus Jadi Prioritas Kemenag

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepulangan Jemaah Haji Harus Jadi Prioritas Kemenag Doc: antara
Ket. Arsip foto - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Ace Hasan Syadzily.

Timwas Haji DPR RI meminta Kemenag untuk memprioritaskan kelancaran kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi.

JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI meminta Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi tidak mengalami keterlambatan.

"Pertama, kami ingin memastikan jemaah haji kita yang sudah selesai menjalankan puncak haji dan sebagian di antara mereka akan menuju Madinah, dan jumlah yang ke Madinah setengah dari jumlah jemaah haji," kata anggota Timwas Haji DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (25/6).

Dia juga mengingatkan pentingnya memberikan pelayanan yang maksimal bagi para jemaah haji Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air.

"Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kepada mereka selama di Madinah betul-betul dilayani sebaik-baiknya," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu.

Timwas Haji DPR, kata dia, meminta pula Kemenag untuk tetap memberikan pelayanan prima kepada jemaah haji yang tiba di Madinah pascapuncak haji agar kualitas pelayanan yang diberikan tidak mengalami penurunan.

"Karena biasanya setelah puncak ibadah haji, pelayanan menjadi berkurang. Kami ingin memastikan pelayanan tetap dilakukan secara prima kepada jemaah haji yang tiba di Madinah pascapuncak ibadah haji," ucapnya.

Selain itu, dia menyoroti perubahan rute kepulangan jemaah haji Indonesia tahun ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di mana, sebagian jemaah haji Indonesia tahun ini pulang ke Tanah Air tidak melalui Jeddah, melainkan melalui Madinah.

"Menurut laporan Direktur Pelayanan Dalam Negeri, ada keterlambatan dalam mengurus kepulangan jamaah haji yang seharusnya dari Jeddah, akhirnya dari Madinah," katanya.

Timwas Haji DPR, ujarnya lagi, menyayangkan adanya sebagian jemaah haji Indonesia yang harus transit terlebih dahulu di Madinah setelah dari Makkah, sebelum kembali ke Indonesia sehingga tidak efisien.

"Kalau dilihat, menjadi sangat tidak efisien. Setelah datang ke Madinah lalu melaksanakan haji di Makkah, habis itu ke Madinah lagi, baru kembali ke Tanah Air," tuturnya.

Usia 60-70 Tahun

Sementara itu, Kemenag RI melaporkan sebanyak 234 haji Indonesia wafat di Arab Saudi pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M.

"Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pukul 09.24 WIB, jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 234 orang," kata Petugas Media Center Haji (MCH) Kemenag RI Widi Dwinanda melalui keterangan di Jakarta, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.