Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Kerja Sama dengan Produsen Pangan

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Kerja Sama dengan Produsen Pangan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Ilustrasi - Pemkot Bogor saat melakukan sidak ke Pasar Kebon Kembang, Bogor, Jabar.

BOGOR - Guna menjaga ketahanan pangan di masa-masa sulit, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, bekerja sama dengan daerah produsen bahan pokok. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor Hanafi mengatakan, Pemkot melakukan langkah tersebut karena Kota Bogor merupakan daerah konsumen.

Dengan melakukan kerja sama itu, kata Hanafi, maka daya beli masyarakat tetap terjaga. Sebagai contoh, untuk komoditi bawang dan cabai yang harganya cenderung fluktuatif. "Kalau kita kurang cabai, kurang bawang, bisa langsung dipasok karena sudah kerja sama dengan daerah produsen, " ujar Hanafi.

Pemkot juga beberapa pengusaha, petani cabai dan bawang. Mereka ini juga sudah kerja sama dengan Kementerian Pertanian. Mereka petani Garut. "Kami juga kerja sama, kita buat MoU," kata Hanafi di Kota Bogor, Senin.

Pengusaha atau petani, kata Hanafi, sudah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat untuk memproduksi bawang dan cabai dalam jumlah yang ditentukan. Lalu diberi bantuan sehingga memenuhi kebutuhan kuota yang diberikan kementerian.

Setelah itu, lanjut dia, pengusaha dipertemukan dengan offtaker atau pemasok bahan pokok yang membantu Pemkot Bogor dalam pengendalian inflasi. Sebenarnya sudah berjalan lama B2B (business to business). Kita pertemukan champion dan offtaker. Jadi walaupun bisnis, tidak boleh melebihi harga pasar.

Sementara itu, Hanafi mengatakan, Pemkot Bogor meminta izin ke Kementan agar pengusaha di daerah produsen ini memenuhi kuota yang dibutuhkan. "Kami minta izin Kementan agar mereka memasok ke Bogor," jelas Hanafi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.