Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UE dan Tiongkok Siap Negosiasi Soal Rencana Tarif Kendaraan Listrik

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
UE dan Tiongkok Siap Negosiasi Soal Rencana Tarif Kendaraan Listrik Doc: CNA/AP
Ket. Peserta mengambil foto mobil konsep listrik E-SEED saat konferensi pers produsen mobil Tiongkok BYD di China Auto Show di Beijing pada 25 April 2018.

SHANGHAI - Tiongkok dan Uni Eropa telah sepakat untuk memulai pembicaraan mengenai rencana pengenaan tariff kendaraan listrik (EV) buatan Tiongkok yang diimpor ke pasar Eropa, kata pejabat senior kedua belah pihak pada Sabtu (22/6).

Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan telah diberitahu oleh komisaris Uni Eropa Valdis Dombrovskis bahwa akan ada negosiasi konkret mengenai tarif dengan Tiongkok.

Konfirmasi ini muncul setelah Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan bahwa ketuanya Wang Wentao, dan Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa Dombrovskis telah sepakat untuk memulai konsultasi mengenai penyelidikan anti-subsidi UE terhadap kendaraan listrik Tiongkok.

"Ini merupakan hal baru dan mengejutkan karena belum mungkin untuk mencapai jadwal perundingan yang konkret dalam beberapa minggu terakhir," kata Habeck di Shanghai.

Dia mengatakan ini adalah langkah pertama dan masih banyak lagi yang diperlukan. "Kita masih jauh dari akhir, tapi setidaknya ini langkah pertama yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya."

Habeck sebelumnya mengatakan pada hari Sabtu bahwa pintu Uni Eropa terbuka untuk berdiskusi mengenai tarif UE terhadap ekspor Tiongkok.

"Apa yang saya sarankan kepada mitra saya di Tiongkok hari ini adalah pintu terbuka untuk diskusi dan saya berharap pesan ini didengar," katanya dalam pernyataan pertamanya di Shanghai, setelah pertemuan dengan para pejabat Tiongkok di Beijing.

Kunjungan Habeck adalah yang pertama yang dilakukan pejabat senior Eropa sejak Brussels mengusulkan bea masuk yang besar terhadap impor kendaraan listrik buatan Tiongkok untuk memerangi apa yang dianggap UE sebagai subsidi berlebihan.

Habeck mengatakan ada waktu untuk berdialog antara UE dan Tiongkok mengenai masalah tarif sebelum tarif tersebut berlaku sepenuhnya pada bulan November dan dia percaya pada pasar terbuka tetapi pasar memerlukan persaingan yang setara.

Subsidi yang terbukti dimaksudkan untuk meningkatkan keuntungan ekspor perusahaan tidak dapat diterima, kata menteri.

Hal lain yang menjadi ketegangan antara Beijing dan Berlin adalah dukungan Tiongkok terhadap Russia dalam perangnya di Ukraina. Habeck mencatat perdagangan Tiongkok dengan Russia meningkat lebih dari 40% tahun lalu.

Habeck mengatakan dia telah memberi tahu para pejabat Tiongkok bahwa hal ini berdampak buruk pada hubungan ekonomi mereka. "Penghindaran sanksi yang dikenakan terhadap Rusia tidak dapat diterima," katanya. Barang-barang teknis yang diproduksi di Eropa tidak boleh dikirim ke medan perang melalui negara lain.

Waktunya untuk Berbicara

Bea masuk sementara UE sebesar hingga 38,1% terhadap kendaraan listrik Tiongkok yang diimpor akan berlaku pada tanggal 4 Juli, penyelidikan akan berlanjut hingga tanggal 2 November, ketika bea masuk definitif, biasanya selama lima tahun, dapat diberlakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.