Korsel Kecam Perjanjian Korut-Russia

Jumat, 21 Jun 2024, 02:40 WIB

SEOUL - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengatakan akan mempertimbangkan kembali pemberian bantuan senjata kepada Ukraina setelah mengutuk langkah Korea Utara (Korut) dan Russia yang meningkatkan kerja sama militer dan ekonomi mereka dengan mengadopsi perjanjian kemitraan strategis komprehensif.

Penasihat Keamanan Nasional Korsel, Chang Ho-jin, mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah pernyataan pemerintah yang dirilis setelah ia memimpin pertemuan Dewan Keamanan Nasional pada Kamis (20/6).

Ket. Foto: Penasihat Keamanan Nasional Korsel, Chang Ho-jin. — Sumber: AFP/Anthony WALLACE

Pernyataan tersebut muncul ketika Seoul tetap pada pendiriannya untuk tidak memberikan senjata mematikan kepada Ukraina.

Chang mengatakan pemerintah percaya bahwa segala jenis kerja sama yang memberikan dukungan langsung dan tidak langsung terhadap peningkatan militer Korut, merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB, dan menekankan bahwa kerja sama semacam itu harus tunduk pada pengawasan dan sanksi komunitas internasional.

"Korsel akan lebih memperkuat aliansinya dengan Amerika Serikat (AS) untuk memperluas dan menopang daya tangkal mereka dalam menetralisir ancaman dari hubungan Russia-Korut," ucap Chang.

AS Amat Prihatin

Sementara itu AS kembali menegaskan bahwa upaya memperdalam kerjasama antara Korut dan Russia adalah tren yang sangat memprihatinkan, setelah kedua negara menandatangani perjanjian kemitraan komprehensif pada Rabu (19/6), yang mencakup klausul untuk saling mendukung jika terjadi serangan terhadap salah satu negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan pada Rabu bahwa kerja sama yang berkembang antara Moskwa dan Pyongyang adalah tren yang harus menjadi perhatian besar bagi siapapun yang tertarik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, menjunjung tinggi rezim non-proliferasi global, serta mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB, dan mendukung rakyat Ukraina.

Jubir tersebut menyebut bahwa tidak ada negara yang boleh memberikan Putin sebuah platform untuk mempromosikan perang agresinya terhadap Ukraina, dengan mengkritik Russia yang secara terang-terangan melanggar Piagam PBB dan bekerja untuk merusak sistem internasional.

Jubir itu juga mengkritik transfer senjata antara kedua negara sebagai pelanggaran yang jelas terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih mengeluarkan pernyataan dengan posisi yang sama, bahwa AS telah memperingatkan beberapa kali tentang adanya upaya pendalaman kerja sama antara kedua negara tersebut.

Jubir itu kemudian menegaskan kembali komitmen AS akan tetap solid dalam untuk selalu mendukung sekutu-sekutunya di kawasan Indo-Pasifik dan juga Ukraina. KBS/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.