Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lemahnya Literasi Digital Rentan Dieksploitasi secara Ekonomi

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 08:53 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Lemahnya Literasi Digital Rentan Dieksploitasi secara Ekonomi Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Subklaster Anak Korban Pornografi dan Cybercrime, Kawiyan dalam diskusi virtual bertajuk Perlindungan Anak Dalam Ruang Digital yang digelar FMB 9 di Jakarta, Rabu (19/6).

JAKARTA - Lemahnya literasi digital rentan dieksploitasi untuk kepentingan ekonomi oleh sejumlah pihak tertentu. Orang tua yang tengah mengalami kesulitan ekonomi akan menjadikan ruang digital sebagai sarana untuk mendulang keuntungan ekonomi.

Demikian dipaparkan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Subklaster Anak Korban Pornografi dan Cybercrime, Kawiyan dalam diskusi virtual bertajuk Perlindungan Anak Dalam Ruang Digital yang digelar FMB 9 di Jakarta, Rabu (19/6).

Menurut Kawiyan, masalah kekerasan seksual yang dialami anak di Bekasi Jawa Barat dan Tangerang Selatan Banten beberapa waktu lalu sangat memprihatinkan. Apalagi, hal ini dilakukan oleh orang terdekat seperti ibunya sendiri.

"Makanya perlu literasi digital bagi para ibu rumah tangga dan anak anak. Pemerintah bila perlu bikin kelas kelas literasi digital agar mereka bisa memanfaatkan perkembangan internet secara benar sehingga tidak merusak masa depan anaknya," tegas Kawiyan.

Adapun KPAI, papar Kawiyan, sangat prihatin dengan lemahnya literasi digital di masyarakat. Sebab, kondisi ini sangat rentan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan melalui ruang digital.

Seperti kasus pada ibu di Bekasi dan Tangerang Selatan, yang mengeksploitasi anaknya karena diiming-imingi sejumlah uang melalui facebook oleh seorang dengan nama akun Icha Salika.

Karenanya, dia mendorong pemerintah gencar melakukan kelas literasi atau pendampingan agar anak-anak tidak jadi korban. Pasalnyam, literasi digital saat ini masih lemah. Literasi digital penting bagi para ibu rumah tangga karena interaksi mereka anak-anak sangat intensisf.

"Literasi digital juga penting bagi para anak agar mereka bisa memanfaatkan ranah digital secara benar, karena sebenarnya internet itu banyak pengetahuan penting yang bisa diperoleh, tinggal kita seleksi mana yang tepat mana yang ga boleh," papar Kawiyan.

Hal lain yang juga sangat penting adalah menghentikan penyebaran konten-konten pornografi. Dirinya berharap Kemenkominfo memperkuat pengawasan terhadap konten pornografi di situs-situs dan media sosial tanpa harus menunggu kasusnya terbongkar oleh aparat.

Butuh Pengawasan

Senada, Astrid Gonzaga Dionisio, Spesialis Perlindungan Anak (UNICEF Indonesia) meminta orang tua tidak membiarkan anaknya berlama lama di ruang digital, mereka harus juga berinteraksi dengan dunia nyata untuk menghindari kebergantungan pada internet yang bisa menyebabkan mereka gampang dieksploitasi secara ekonomi.

"Itulah tugas orang tua. Harus awasi. Batasi anak di ranah digital kalaupun mereka main internet harus diawasi ketat," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.