Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Setelah Viral di Medsos, Disdik Makassar Tangani Dugaan Perundungan Siswa Disabilitas

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setelah Viral di Medsos, Disdik Makassar Tangani Dugaan Perundungan Siswa Disabilitas Doc: ANTARA/HO
Ket. Kepala SMP Negeri 4 Makassar Husain Patta (kanan), pihak keluarga korban perundungan Herman Rusdi (tengah), serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin Mustakim (kanan) saat mediasi penanganan kasus dugaan perundungan anak disabilitas di SMPN 4 Makassar, Sulwesi Selatan, Jumat (14/6/2024).

Makassar - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menangani dugaan perundungan terhadap siswa SMPN 4 penyandang disabilitas berinisial H, menyusul video perundungan korban viral di media sosial hingga memantik reaksi publik.

"Tadi malam kami sudah dapat informasinya. Jadi, kami langsung minta kepala sekolahnya untuk identifikasi. Insyaallah kami sudah jadwalkan (pertemuan)," ujar Kepala Disdik Kota Makassar Muhyiddin Mustakim di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.

Ia mengaku sudah berada di sekolah setempat, bahkan telah menghubungi organisasi penyandang disabilitas Indonesia untuk mencari solusi ataspersoalan tersebut serta mengatasi dan menangani dengan baik.

Berdasarkan kronologi, katanya, kejadian itu terjadi pada Mei 2024. Perundungan terhadap korban yang siswa kelas VII direkam video kemudian belakangan viral di media sosial.

"Ini mau kami klarifikasi kenapa video ini baru muncul. Pengalaman kami, itu banyak anak korban kita dijadikan konten kreator diperalat di TikTok. Makanya, ini kami akan telusuri dengan viralnya ini, kenapa bukan satu bulan yang lalu," kata dia.

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa menuduh siapa saja terduga pelaku perundungan, sebab harus dicari tahu siapa saja siswa terlibat, kemudian memanggil orang tuanya terkait kejadian itu, termasuk siapa saja yang mengunggah kemedsos.

"Kami sudah panggil orang tuanya. Yang terdeteksi hanya beberapa orang, ada yang menendang (korban). Korban kelas VII atau kelas satu," katadia.

Langkah yang ditempuh saat ini, berupa pendekatan dengan mendatangi orang tuanya, sebab anak korban merupakan anak kesayangan karena mempunyaiprestasi luar biasa di SMPN 4, sedangkan anak itu penyandang disabilitas.

"Guru juga kaget, guru tidak tahu. Seandainya ada perkelahian pasti guru tahulah. Ini menjadi perhatian dan pembelajaran buat kita semua. Agar tidak terulang seperti ini," kataMuhyuddin.

Saat ditanyakan usai korban mendapat perundungan itu, pihak keluarga akan memindahkanke sekolah lain.

Ia meminta korban tidak pindah sekolah karena akan dibuat kebijakan agar proses pembelajaran bisa kembali normal.

Sepupu korban,Herman Rusdi, menyatakan korban adalah anak yatim dan tidak mau bersekolah di SMPN 4 karena trauma atas peristiwa tersebut. Rencananya, anak itu akan pindah ke sekolah swasta.

"Rencananya mau dikasih pindah di SMP Muhammadiyah saja, karena banyak keluarga di sana dan bisa diawasi langsung. Ada sekitar delapan orang (pelaku perundungan)," kata dia.

Ia mengatakan kejadian itu dua pekan lalu, sebelum ujian. Korban sering dimintai uang jajan yang Rp5.000. Kalau permintaan tidak dipenuhi, korban dipukul oleh pelaku yang seniornya.

Korban takut melapor ke guru atas kejadian itu, namun keluarga sudah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar.

"Dalam video terekam enam orang dan ada siswa lain tidak terekam video. Ada sekitar lima orang terlapor. Dia pasti sekolah, tapi mendingan tidak sekolah dari pada sekolah di situ (SMPN 4). Kita takut melapor ke guru, jadi kita trauma," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.