Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NASA Menguji Teknologi Propulsi Luar Angkasa Terbarunya

📅 Sabtu, 15 Jun 2024, 09:30 WIB | Oleh:
NASA Menguji Teknologi Propulsi Luar Angkasa Terbarunya Doc: Scientific American
Ket. Teknologi Advanced Composite Solar Sail System (ACS3) dari NASA

NASA baru-baru ini telah meluncurkan teknologi layar berenergi surya terbarunya untuk uji coba di luar angkasa. Teknologi teranyar dari NASA yang bernama Advanced Composite Solar Sail System (ACS3) ini digadang-gadang akan membawa teknologi dan pengetahuan ke tingkat berikutnya.

Pada dasarnya, manusia terbilang cukup terobsesi dengan luar angkasa. Aspek-aspek seperti keingintahuan, eksplorasi, serta kemajuan teknologi menjadi acuan utama mengapa manusia tertarik dengan luar angkasa.

Jika melihat ke belakang, manusia sudah berhasil melakukan pengiriman pertamanya ke angkasa pada 4 Oktober 1957. Benda yang dikirim saat itu ialah satelit Sputnik 1. Sejak saat itu, manusia telah membuat inovasi yang luar biasa dalam bidang teknologi dan pengetahuan.

Namun, beberapa tantangan masih harus dihadapi dalam melakukan aktivitas yang berhubungan dengan teknologi dan pengetahuan, terutama luar angkasa.

Dengan adanya teknologi ACS3, NASA berhasil menyiasati beberapa tantangan seperti berat dan propulsi.

Manusia memerlukan bahan bakar yang banyak untuk mengirim apapun ke luar angkasa, dan membutuhkan lebih banyak lagi untuk mengarahkan ke arah yang sesuai dengan rencana.

ACS3 menawarkan solusi dengan memanfaatkan tekanan radiasi dari energi matahari untuk menggerakkan pesawat luar angkasa atau objek lainnya ke arah yang ditentukan.

Teknologi ini merupakan sistem layar surya canggih yang menggunakan bahan komposit ringan dan kompak. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi propulsi luar angkasa dengan mengurangi berat dan volume dibandingkan dengan desain layar sebelumnya.

Melansir dari TwistedSifter (14/6), NASA telah merilis detail tentang desain ACS3. "Layar surya ini dirancang untuk muat dalam CubeSat 12-unit (12U), yang ukurannya sekitar 9 inci kali 9 inci kali 13 inci, atau sekitar microwave kecil."

Dengan bentuk unit yang tidak terlalu besar namun kuat, ACS3 memberikan terobosan yang penting dalam efisiensi peluncuran dan operasi di luar angkasa. Detail yang menjadi kemajuan utama dari teknologi ACS3 dari NASA ini adalah desain boom yang keluar dari perangkat untuk mendukung layar.

Sebelum ACS3, boom menjadi salah satu bagian terberat pada sistem, yang membuatnya kurang efisien. Boom berfungsi sebagai penopang utama untuk memastikan layar surya dan komponen lain tetap berfungsi stabil.

Keats Wilkie, penyelidik utama misi di Pusat Penelitian Langley NASA menjelaskan bahwa pesawat ruang angkasa kecil saat ini tidak cocok dengan boom yang berat dan terbuat dari logam.

"Boom layar ini berbentuk tabung dan dapat dipipihkan dan digulung seperti meteran ke dalam paket kecil sambil menawarkan semua keunggulan bahan komposit, seperti kurang melengkung dan fleksibel selama perubahan suhu," lanjut Keats Wilkie mengenai perangkat boom pada ACS3.

Jika ACS3 telah direntangkan, layar seluas 860 kaki akan menggerakkan CubeSat kecil yang berada di orbit matahari-sinkron yang berjarak sekitar 965 kilometer dari bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.