Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Intensif Tekan Penyebaran TBC Kediri

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 00:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Intensif Tekan Penyebaran TBC Kediri Doc: ANTARA/HO-Pemkot Kediri
Ket. Dasbor pelacakan kebijakan TBC yang diluncurkan oleh pemerintah pusat.

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, intensif melakukantracingatau penelusuran kontak terhadap temuan kasus Tuberkulosis (TBC) dengan memeriksa orang di sekitar penderita TBC dengan harapan bisa menekan penyebaran penyakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan penderita TBC yang tidak diobati, dapat menularkan penyakitnya pada 10 orang hingga 15 orang di sekitarnya dalam waktu satu tahun.

"Kegiatan penemuan kasus TBC di antaranya dengan melakukan investigasi kontak pada 15-20 orang di lingkungan penderita TBC. Dengan melibatkan petugas kesehatan, kader kesehatan dan TNI-Polri," katanya di Kediri, Kamis.

Pihaknya mengungkapkan langkah strategis tersebut dilakukan untuk mencapai tujuan eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030 dan mendeteksi sebanyak mungkin kasus tuberkulosis.

Menurut dia, hal ini untuk menghindari penularan kepada orang-orang di sekitar penderita dan memastikan penyakit tersebut dapat diobati sepenuhnya hingga sembuh.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, di Kota Kediri sampai saat ini terdapat 1.380 kasus TBC sensitif obat dan 40 TBC resisten obat.

Muhammad Fajri mengatakan beberapa program kegiatan yang sedang dilaksanakan saat ini adalah mencakup peningkatan jumlah kasus TBC yang terdeteksi secara pasif dan aktif serta pemberian pengobatan melalui jaringan dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan di Kota Kediri.

Pihaknya mendukung langkah pemerintah pusat peluncuran dasbor pelacakan kebijakan TBC dengan mengikuti acara tersebut secara daring. Hal ini tentunya dapat mempercepat tercapainya target eliminasi TBC tahun 2030.

Tuberkulosis hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang krusial di Indonesia. Tercatat Indonesia menduduki peringkat kedua beban TBC tertinggi di dunia berdasarkan data dariGlobal TB Report.

Hal tersebut membuat pemerintah pusat dan daerah fokus untuk menggapai target eliminasi TBC tahun 2030 mendatang.

Yayasan Kemitraan Strategis Tuberkulosis Indonesia (STPI) sebagai punggawa peluncuran inovasi ini menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara satu-satunya yang memiliki kebijakan tertinggi untuk penanganan TBC dengan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan TBC.

Dewan Pengurus STPI Muhammad Hanif dalam kegiatan tersebut mengungkapkan alasannya menginisiasi dasbor pelacakan kebijakan TBC tersebut.

Menurutnya dengan banyaknya kebijakan yang dikeluarkan, kemudian menjadi sebuah kebutuhan terhadap kemudahan atas akses dan juga akuntabilitas kebijakan yang sudah tersedia, kesesuaian antara satu dan kebijakan lainnya, serta efektifitas pelaksanaan kebijakan-kebijakan tersebut.

"TB Joint External Monitoring Mission(JEMS) pada tahun 2022 merekomendasikan pembuatandasbor realtimeuntuk melacak kemajuan dalam mencapai target dari Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021," kata dia.

Hanif juga menjelaskan bahwa dasbor pelacakan kebijakan TBC ini merupakan sistem yang dapat diakses oleh seluruh elemen masyarakat untuk melihat atau memantau kebijakan TBC yangupdatesecara berkelanjutan

"Kami berharappolicy trackerTBC ini dapat menyediakan informasi dan juga gambaran terhadap ketersediaan kebijakan TBC oleh pemerintah pada setiap tingkatan dan juga mendorong pertukaran pengetahuan, memberi masukan langsung pada jalur pengambilan keputusan terkait TBC serta memungkinkan komunitas kesehatan maupun masyarakat untuk memberikan dukungan lebih lanjut kepada pemerintah," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.