27 Desa Wisata Ini Dibantu Pengembangannya
Jumat, 14 Jun 2024, 00:06 WIBRejang Lebong - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah membantu pengembangan 27 desa wisata yang ada di wilayah itu agar bisa berkembang.
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong Dodi Sahdani di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan jumlah desa wisata yang ada di Rejang Lebong saat ini mencapai 27 desa dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa masing-masing mulai dari sungai, danau, sumber air panas, air terjun, gunung api dan hutan maupun usaha pertanian.
"Jumlah desa wisata di Kabupaten Rejang Lebong sampai saat ini ada 27 desa, terbaru adalah Desa Wisata Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya. Kita terus membantu dengan memberikan pendampingan agar desa wisata yang ada ini bisa berkembang," kata dia.
Dia menjelaskan, 27 desa wisata ini dibentuk secara bertahap terhitung sejak 2018 lalu, dan terbaru pada Mei 2024.
Dari 27 desa wisata tersebut, kata dia, saat ini yang sudah berkembang dan aktif secara kelembagaannya baru ada delapan desa yakni Desa Pal VII Kecamatan Bermani Ulu Raya, Desa Purwodadi dan Desa Baru Manis di Kecamatan Bermani Ulu.
Kemudian Desa Cawang Lama, Desa Kayu Manis dan Desa Sumber Urip di Kecamatan Selupu Rejang. Seterusnya Desa Belitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi dan Desa IV Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran.
Untuk membantu pengembangan desa wisata yang sudah terbentuk ini pihaknya, tambah dia, telah melakukan melakukan berbagai upaya dengan melakukan penguatan internal desa-desa wisata melalui berbagai pelatihan dan sosialisasi tentang pariwisata dengan menghadirkan nara sumber dari berbagai pihak.
Sejauh ini dari 27 desa wisata di Kabupaten Rejang Lebong sudah ada dua desa yang berhasil menorehkan prestasi ditingkat nasional yakni Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi yang berhasil masuk 50 besar penilaian ADWI Kemenparekraf 2022, dan Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran yang masuk 50 besar ADWI 2024.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot Tangsel Berlakukan Status Tanggap Darurat Sampah
-
Ekonomi 2026 Disetel Kencang, Prabowo Bidik Target Pertumbuhan di 5,4 Persen
-
Desa Wisata Naik Kelas, Komisi VII DPR Ungkap Kunci Suksesnya Ada di Kearifan Lokal!
-
Banjir menerjang delapan kecamatan di Jember
-
Anomali Iklim Picu Lonjakan Wabah Chikungunya di Dunia
-
Gubernur Pramono Tantang FORKI DKI Hattrick Juara Umum PON 2028
-
Pelestarian Bahasa Ibu di Kaltim, Kemendikdasmen Gandeng Komunitas Literasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.