Pelestarian Bahasa Ibu di Kaltim, Kemendikdasmen Gandeng Komunitas Literasi

Minggu, 31 Agu 2025, 12:16 WIB

 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggencarkan program pelestarian bahasa ibu dengan memberdayakan para sastrawan muda dan komunitas literasi di Kalimantan Timur.

"Langkah ini merupakan upaya strategis untuk mencegah kepunahan bahasa daerah yang menjadi identitas dan kekayaan budaya bangsa," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin di Samarinda, Minggu.

Ket. Foto: Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin (tengah) bersama Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian dan Kepala Balai Bahasa Kaltim Asep Juanda pada Diseminasi Program Kebahasaan dan Kesastraaan di Samarinda, Kaltim. — Sumber: Antara Foto

Ia menyatakan bahwa program revitalisasi menjadi fokus utama di Kaltim. Menurutnya, pelestarian ini diwujudkan melalui kegiatan konkret seperti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

Ajang tersebut melibatkan para siswa SD dan SMP dalam berbagai lomba, mulai dari menulis cerpen, mendongeng, hingga komedi tunggal menggunakan bahasa daerah masing-masing. Langkah ini bertujuan menumbuhkan generasi baru penutur aktif bahasa ibu.

Hafidz menambahkan, program pelestarian bahasa daerah berjalan selaras dengan penguatan literasi nasional. Badan Bahasa telah mencetak dan mendistribusikan lebih dari 21 juta eksemplar buku bacaan bermutu pada tahun sebelumnya ke sekolah-sekolah dengan tingkat literasi rendah.

Upaya tersebut mendapat dukungan dari Komisi X DPR RI. Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian menekankan urgensi penyelamatan bahasa daerah di Indonesia.

Ia memaparkan data bahwa dari 718 bahasa yang telah divalidasi, 25 di antaranya terancam punah dan 11 lainnya telah dinyatakan punah.

"Kaltim, yang memiliki keragaman bahasa seperti Kenyah, Paser, dan Kutai, akan menjadi salah satu lokus utama revitalisasi," tegas Hetifah.

Hetifah juga mendorong agar para penulis dan sastrawan muda dari Kaltim mendapat dukungan lebih untuk menghasilkan karya-karya bermutu yang mengangkat budaya lokal.

Menurutnya, hal ini tidak hanya melestarikan bahasa, tetapi juga meningkatkan minat baca masyarakat yang didukung oleh program penguatan literasi dari Badan Bahasa.

Selain itu, bantuan pemerintah juga disalurkan kepada 340 komunitas literasi di seluruh Indonesia, termasuk sembilan komunitas di Kaltim, yang terbukti berhasil meningkatkan indeks literasi di daerah penerima.

  • Bahasa Ibu

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.