Gubernur Pramono Tantang FORKI DKI Hattrick Juara Umum PON 2028

Rabu, 11 Feb 2026, 14:53 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) DKI Jakarta periode 2025-2029 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas capaian FORKI DKI yang sukses meraih juara umum pada PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Menurut Pramono, prestasi juara umum menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet karate di Jakarta. Ia menegaskan, pencapaian tersebut harus menjadi pijakan untuk target yang lebih tinggi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang.

Ket. Foto: Pramono menekankan pentingnya menjaga konsistensi agar gelar juara umum tidak berhenti di Kudus. Ia mengingatkan bahwa PON 2028 yang direncanakan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTT-NTB) harus menjadi momentum pembuktian berikutnya. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FORKI DKI Jakarta yang telah berhasil menjadi juara umum pada PON di Kudus. Berapa pun jumlah medalinya, yang terpenting adalah prestasinya sebagai juara umum," ujarnya.

Pramono menekankan pentingnya menjaga konsistensi agar gelar juara umum tidak berhenti di Kudus. Ia mengingatkan bahwa PON 2028 yang direncanakan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTT-NTB) harus menjadi momentum pembuktian berikutnya.

"Tidak ada artinya juara umum di Kudus apabila kita tidak mampu mempertahankannya pada PON 2028. Oleh karena itu, Ketua Dewan Pembina, Ketua DPRD, dan Gubernur akan memberikan dukungan penuh," tegasnya.

Ia juga meminta pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur agar prestasi tetap terjaga. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta diminta mengawal proses pembinaan secara serius agar atlet berprestasi tidak direkrut oleh daerah lain.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa Jakarta tengah bertransformasi sebagai kota global yang inklusif dan kompetitif. Menurutnya, status kota global tidak hanya diukur dari aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari prestasi olahraga.

Sebagai bagian dari penguatan sport tourism, Pemprov DKI mendorong penyelenggaraan berbagai ajang olahraga berskala nasional dan internasional. Salah satunya pertandingan legenda Real Madrid melawan Barcelona yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Selain itu, Jakarta juga rutin menggelar ajang lari berskala besar seperti Jakarta International Marathon (JAKIM) dan Jakarta Running Festival. Kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan citra Jakarta sebagai destinasi olahraga kelas dunia.

"Semakin banyak kegiatan olahraga berskala internasional di Jakarta, semakin menunjukkan kepercayaan dunia bahwa Jakarta adalah destinasi olahraga yang kredibel," ujar Pramono.

Sementara itu, Ketua Umum PB FORKI, Marsekal (Purn) Hadi Cahyanto, mengapresiasi dukungan penuh Pemprov DKI terhadap pembinaan karate. Ia menyebut FORKI DKI Jakarta sebagai salah satu kekuatan utama karate nasional.

"Pada PON XIX, FORKI DKI Jakarta meraih tiga emas, lima perak, dan enam perunggu. Pada PON XX, meraih tiga emas, empat perak, dan dua perunggu. Selanjutnya, pada PON XXI kembali mencatat prestasi dengan enam emas, tiga perak, dan tiga perunggu," jelasnya.

Hadi optimistis, dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan berkelanjutan, FORKI DKI mampu kembali meraih juara umum pada PON 2028. Target tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemprov DKI dalam mendorong peran pemuda sebagai motor penggerak olahraga menuju Jakarta sebagai kota global menjelang usia lima abad.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.