Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pentagon Bantah Israel Pakai Dermaga AS di Gaza untuk Bebaskan Sandera

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pentagon Bantah Israel Pakai Dermaga AS di Gaza untuk Bebaskan Sandera Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Ilustrasi - Pentagon atau Gedung Kementerian Pertahanan AS.

Washington - Pentagon membantah klaim bahwa Israel menggunakan dermaga terapung AS di Gaza selama operasi penyelamatan sandera.

"Saya tidak tahu kedekatan lokasinya. Lokasinya dekat, tetapi saya pikir itu tidak disengaja," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS Mayjen Pat Ryder kepada wartawan, Senin (10/6), ketika ditanya seberapa dekat operasi penyelamatan itu dengan dermaga yang dimaksud.

"Sekali lagi, dermaga, peralatan, personel--semuanya untuk mendukung upaya kemanusiaan--tidak ada hubungannya dengan operasi penyelamatan IDF (militer Israel)," ujar Ryder, menambahkan.

Pasukan Israel menyelamatkan empat sandera dari Gaza pada Sabtu (8/6), selama serangan terhadap kamp pengungsi Nuseirat, yang menewaskan sedikitnya 274 warga Palestina dan melukai 700 orang lainnya.

Keempatnya merupakan warga Israel yang disandera oleh kelompok Palestina, Hamas, sejak Oktober tahun lalu.

"Kami telah mengakui bahwa ada beberapa aktivitas helikopter di dekat dermaga, tetapi itu sama sekali terpisah dan tidak terkait dengan operasi JLOTS," kata Ryder merujuk pada misi AS untuk bantuan bencana.

Dia pun menegaskan bahwa AS tidak terlibat dalam operasi penyelamatan sandera oleh Israel, dan tidak ada pasukan AS di darat selama operasi tersebut.

Ryder menggarisbawahi bahwa satu-satunya tujuan keberadaan dermaga terapung AS adalah untuk membantu menyalurkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza.

Pada Sabtu, AS melanjutkan pengiriman bantuan ke Gaza melalui dermaga yang dibangun kembali setelah pecah di laut yang ganas akhir bulan lalu.

Laut yang ganas mempengaruhi empat kapal Angkatan Darat AS yang mendukung misi bantuan kemanusiaan maritim di Gaza, dan kapal-kapal itu terlepas dari tambatannya, mengakibatkan dua kapal berlabuh di pantai dekat dermaga.

Kapal ketiga dan keempat terdampar di pantai Israel dekat Ashkelon.

Presiden AS Joe Biden memerintahkan pembentukan rute laut untuk mengirimkan makanan dan bantuan lainnya kepada warga Palestina pada tanggal 8 Maret 2023, di tengah berbagai pembatasan yang diberlakukan Israel dan konflik selama berbulan-bulan di daerah kantong itu.

JLOTS, yang terdiri dari dermaga terapung dan dermaga Trident, mulai beroperasi pada 17 Mei 2024 ketika truk-truk yang membawa bantuan kemanusiaan mulai bergerak ke darat melalui dermaga tersebut.

Biaya awal pembangunan dermaga tersebut diperkirakan mencapai 320 juta dolar AS (sekitar Rp5,2 triliun).

Namun, Pentagon menyebut biaya pembangunannya turun menjadi 230 juta dolar AS (sekira Rp3,7 triliun) karena kontribusi Inggris, dan karena biaya kontrak truk maupun peralatan lainnya "lebih rendah dari yang diperkirakan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.