Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gotong Royong Berhasil Turunkan Stunting di Kota Palopo

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 21:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gotong Royong Berhasil Turunkan Stunting di Kota Palopo Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo (lima dari kiri) saat menghadiri acara "Kick off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting" di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Selasa (11/6/2024).

Jakarta - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebut bahwa kekuatan gotong royong berhasil menurunkan stunting di Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

"September 2023 kasus stuntingnya di Kota Palopo 228, setelah itu digerakkan dengan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS). Ini luar biasa karena baru di Palopo ini semua anak stunting dibagi habis, mulai dari TNI, Polri, PNS, gotong-royong itu kekuatan yang besar," kata Hasto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Hasto menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Kota Palopo pada Selasa (11/6) untuk menghadiri acara "Kick off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting" di Posyandu Nuri, Kelurahan Penggoli, Kecamatan Wara Utara.

Ia juga mengapresiasi Kota Palopo yang meski wilayahnya kecil, tetapi memiliki banyak perguruan tinggi.

"Kota ini unik, tidak luas, penduduknya 190.000 jiwa, dari ujung ke ujung setengah jam sudah tercapai. Namun, yang saya agak merinding ternyata jumlah perguruan tingginya lebih dari 15. Ini luar biasa," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi pada Kota Palopo yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting hingga 1,9 persen (berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau EPPGBM), dan mengalahkan kota-kota besar di Pulau Jawa. Saat ini, kasus stunting di Kota Palopo tinggal 78 kasus.

Hasto juga menekankan pentingnya prakonsepsi (persiapan kehamilan) terhadap para calon pengantin.

"Periksa lingkar lengan, hemoglobin (kandungan sel darah merah) itu sangat murah, Rp100 ribu semua sudah diperiksa, bahkan di Palopo ini sudah menggratiskan semua pemeriksaan pranikah di puskesmas," kata dia.

Ia mengemukakan, untuk laki-laki, bisa dipersiapkan 75 hari sebelum menikah.

"Untuk laki-laki, persiapannya 75 hari sebelum menikah, perlu mengurangi rokok dan alkohol, karena keduanya bersifat toksik bagi kualitas sperma. Harapan kami, untuk mencegah stunting baru, itu yang harus dilakukan," tuturnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Palopo Asrul Sani menyebutkan jumlah keluarga risiko stunting di Palopo saat ini sebanyak 6.178 keluarga, dan yang sudah diintervensi serta didampingi oleh tim pendamping keluarga sebanyak 4.348 keluarga.

"Di kota kami bahkan sudah ada 12 kelurahan yang nol stunting, ini berkat kolaborasi baik itu unsur forkopimda, pemda, perguruan tinggi, dan instansi swasta, karena ini menyangkut masa depan bangsa kita," kata Asrul.

Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Palopo, Firmanza, melaporkan bahwa intervensi serentak penurunan stunting di Palopo menyasar 12.537 balita, yang dijadwalkan pada 1-25 Juni 2024 di 154 Posyandu. Hingga tanggal 8 Juni 2024, kegiatan ini telah dilaksanakan di 41 posyandu pada 2.804 anak (22,3 persen).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.