Idris Elba Akui Berperan Sebagai Antagonis Serasa Seperti Terapi
Minggu, 09 Jun 2024, 17:51 WIBJAKARTA - Aktor Idris Elba mengaku berperan sebagai karakter penjahat dalam sebuah film serasa seperti sedang menjalani terapi.
Menurut dia, penulis naskah lebih berperan dalam membuat penggambaran sosok antagonis dalam suatu film dibandingkan aktor yang memainkannya.
"Mereka (karakter antagonis) mengatakan hal-hal mengerikan dan meneriakkan hal-hal mengerikan dan tidak diterima secara sosial. Sebagai seorang aktor, terkadang itu merupakan hadiah, terkadang merupakan sedikit terapi," kata Idris dikutip dari The Hollywood Reporter pada Sabtu (8/6).
Sepanjang kariernya, Idris sering mendapatkan peran sebagai karakter antagonis misalnya pada film Beast of No Nation (2015), Hobbs & Shaw (2019), dan The Harder They Fall (2021). Kelebihan dari penggambaran sifat paling jahat dari sebuah karakter, kata Elba, adalah mereka cenderung ditulis dengan baik.
"Ketika Anda melihat penjahat yang benar-benar menarik Anda akan memikirkan aktornya, tetapi pikirkan tentang penulisnya," kata dia.
Idris juga menjelaskan bagaimana dia membuat keputusan untuk memilih peran yang akan dimainkannya. "Saya kira saya salah satu dari aktor yang percaya bahwa akting adalah akting," ujar dia.
Idris mengaku tidak memiliki formula atau kriteria khusus untuk memilih karakter yang akan diperankannya. Idris lebih percaya pada resonansi antara dirinya dan karakter dalam film sebelum mengambil peran tertentu.
"Saya tidak benar-benar memiliki formula untuk memilih peran. Jika saya resonansi dengan karakter tersebut, saya tidak memiliki hierarki," tutur dia. Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.