Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini yang Dilakukan Dinkes Jayapura untuk Mencegah Stunting

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Dinkes Jayapura untuk Mencegah Stunting Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari.

Jayapura - Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Papua memperkuat kerja sama lintas sektor untuk bergerak bersama dalam mencegah kasus stunting di daerah ini melalui sosialisasi Peraturan Wali Kota Jayapura (Perwal) Nomor 31 Tahun 2020 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

"Selain dengan menyosialisasikan perwal, kami juga melaksanakan delapan aksi konvergensi rembuk stunting," kata Kepala Dinas kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari di Jayapura, Kamis.

Menurut Sri, ketegasan dalam peraturan tersebut ialah libur sehari tetapi tugas dari semua instansi terkait diatur untuk bagaimana membawa anak ke posyandu.

"Jadi tidak ada alasan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura untuk membawa anak ke posyandu," ujarnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari 20,6 persen menjadi 21,3 persen atau naik 0,7 persen sehingga ini harus benar-benar dilakukan pencegahan bersama.

"Sehingga melalui rembuk stunting ini bertujuan untuk memperkuat komitmen semua pihak terhadap upaya percepatan penurunan stunting serta penanganan keluarga berisiko stunting," katanya lagi.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura juga telah membentuk tim percepatan penurunan stunting baik tingkat kota maupun kampung dan kelurahan yang bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penanganan percepatan penurunan stunting serta penanganan keluarga berisiko stunting.

"Sehingga melalui kegiatan delapan aksi konvergensi rembuk stunting dan sosialisasi perwal tentang percepatan penurunan stunting untuk mendeklarasikan komitmen dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting secara integrasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

23 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.