Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bali United Kena Denda Rp250 Juta Akibat Suporter Nyalakan Flare dan Petasan

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bali United Kena Denda Rp250 Juta Akibat Suporter Nyalakan Flare dan Petasan Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Suporter menyalakan suar atau flare saat laga putaran pertama perebutan juara ketiga antara Bali United melawan Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (25/5/2024).

Gianyar - Bali United kena denda sebesar Rp250 juta akibat suporter menyalakan suar atauflaredan petasan pada laga putaran pertama perebutan juara ketiga melawan Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (25/5).

"Mudah-mudahan dengan surat dari Komisi Disiplin itu dapat menyadarkan kami semua untuk lebih baik di pertandingan kandang berikutnya," kata Chief Executive Officer (CEO) Bali United Yabes Tanuri dalam keterangannya di Gianyar, Bali, Kamis.

Denda tersebut berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI kepada Bali United.

Klub dengan julukan Serdadu Tridatu itu terbukti melanggar Kode Disiplin PSSI karena penyalaan petasan danflaredalam jumlah banyak yang dilakukan oleh penonton.

Selain itu, terjadi pelemparanflareke arah lapangan permainan sehingga pertandingan sempat berhenti sementara akibat asap yang sempat menyelimuti area lapangan.

Merujuk Pasal 70 ayat 1, ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, klub Bali United dikenakan denda sebesar Rp250.000.000.

Apabila pelanggaran itu kembali terjadi dalam pertandingan yang dijalani Bali United, maka hukuman yang lebih berat akan menanti.

Adapun hukuman yang lebih berat terjadi jika kembali pelanggaran terjadi adalah pembatasan jumlah penonton ke stadion, penutupan sebagian tribun penonton, laga kandang tanpa dihadiri penonton dan bahkan laga kandang di luar dari markas Bali United.

"Dengan peristiwa yang sudah terjadi ini, marilah bersama-sama mendukung perjuangan Serdadu Tridatu dengan lebih baik dan nyaman untuk semua di waktu mendatang," ucapnya.

Saat ini, Serdadu Tridatu sedang berjuang di laga tandang putaran kedua menghadapi Borneo FC Samarinda Kamis malam dalam perebutan tempat ketiga di Liga 1 musim 2023/2024.

Sebelumnya, pada laga putaran pertama melawan pasukan Pesut Etam di Stadion Dipta, suporter menampilkan koreografi di sisi utara untuk memberikan dukungan kepada skuad Serdadu Tridatu berjuang di lapangan.

Namun, keindahan itu ternyata berbanding terbalik pada akhir laga yang membuat pertandingan sempat berhenti sementara.

"Kami dari manajemen memberikan apresiasi yang tinggi untuk dukungan dan koreografi memukau dari suporter di laga kandang terakhir musim ini. Hanya saja ada hal yang kurang berkenan terjadi di akhir pertandingan dan berdampak terhadap tim," ucap Yabes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Intervensi Terpadu untuk Me...
Megapolitan
Tim Catur DKI Jakarta Gelar...
Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.