Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengelola Tahura R Soerjo benahi jalur pendakian Gunung Arjuno

📅 Kamis, 30 Mei 2024, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengelola Tahura R Soerjo benahi jalur pendakian Gunung Arjuno Doc: ANTARA/Vicki Febrianto
Ket. Foto arsip. Gunung Arjuno Welirang dilihat dari wilayah Kota Batu, Jawa Timur.

Malang, Jawa Timur - Unit Pengelola Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo menyebutkan bahwa saat ini sedang dilakukan pembenahan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang di Jawa Timur sebelum dibuka kembali untuk wisatawan.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan bahwa dengan adanya pembenahan jalur pendakian tersebut, pihak pengelola belum memutuskan kapan pendakian kembali dibuka untuk wisatawan.

"Masih belum dibuka untuk pendakian Arjuno. Saat ini, sedang dilakukan pembenahan jalur pendakian," kata Wahyudi, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan pembenahan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang tersebut dilakukan dari seluruh pintu masuk yang berada di empat kawasan. Selain melakukan pembenahan jalur pendakian, juga dilakukan pembersihan kawasan dari sampah.

Menurutnya, ada kurang lebih sebanyak 30 personel gabungan yang diterjunkan untuk membersihkan jalur pendakian pada gunung yang ditutup sejak Agustus 2023. Saat itu, penutupan pendakian Gunung Arjuno disebabkan adanya peristiwa kebakaran hutan dan lahan.

"Personel yang diterjunkan untuk pembenahan jalur ada kurang lebih 30 orang. Itu juga dibantu oleh para relawan," katanya.

Ia menambahkan pengelola kawasan belum bisa memastikan berapa lama proses pembenahan dan pembersihan kawasan tersebut. Sehingga, sejauh ini belum ada keputusan untuk memastikan kapan pembukaan pendakian Gunung Arjuno-Welirang.

Keputusan untuk kembali membuka pendakian Gunung Arjuno tersebut, lanjutnya, juga akan melihat dan mempertimbangkan hasil evaluasi setelah adanya pembenahan dan pembersihan jalur pendakian tersebut.

"Untuk pembenahan belum bisa dipastikan sampai kapan. Setelah pembenahan, akan ada evaluasi," katanya.

Gunung Arjuno secara administratif terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan. Ada empat pintu masuk pendakian, melalui Tretes dan Tambaksari di Kabupaten Pasuruan, Sumber Brantas Kota Batu, dan jalur Lawang, Kabupaten Malang.

Pendakian Gunung Arjuno ditutup sejak 28 Agustus 2023 akibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan. Ada kurang lebih areal seluas 4.796 areal kawasan hutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang.

Gunung Arjuno merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara untuk Gunung Welirang, memiliki ketinggian 3.156 mdpl.

Gunung Arjuno, terletak bersebelahan dengan Gunung Welirang, termasuk Gunung Kembar I, dan Gunung Kembar II. Puncak Gunung Arjuno terletak dalam satu punggungan yang sama dengan puncak Gunung Welirang, dan lebih dikenal sebagai KomplekArjuno-Welirang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.