Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lembata Berstatus Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla

30 Rabu, 29 Mei 2024, 17:24 WIB | Oleh:
Lembata Berstatus Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Lembata Berstatus Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Lahan kering di Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT. ANTARA/Fransiska Mariana Nuka.

MAUMERE - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT)Andris Koban mengatakan, kabupaten itu kini telah berstatus Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Lembata dalam Status Keadaan Siaga Darurat sejak Mei 2024 ini hingga 30 November 2024," kata Andris ketika dihubungi dari Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, Rabu.

Ia menjelaskan, penetapan status oleh Pemerintah Kabupaten Lembata tersebut merujuk pada beberapa hal.

Kondisi kekeringan mengakibatkan ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi, dan lingkungan.

Kekeringan pada bidang pertanian adalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman seperti padi, jagung, kedelai, dan lainnya yang sedang dibudidayakan.

Berikutnya, menurut dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Lembata, terdapat potensi Rawan Karhutla dengan tingkat risiko tinggi sebesar 42,6 persen, berisiko sedang sebesar 43,8 persen, dan berisiko rendah sebesar 13,6 persen.

Selain itu dataTime Seriesdari UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Lembata mencatat telah terjadi karhutla dengan luasan lebih dari 1.000 hektare pada 78 titik, dan tersebar di sembilan kecamatan selama tiga tahun terakhir.

"Jadi yang sekarang siaga dampak kekeringan itu Kecamatan Lebatukan, sedangkan Waspada itu Kecamatan Atadei," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tugas penanganan keadaan siaga darurat itu berada pada Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla.

Langkah antisipasi yang kini dilakukan yakni membuat ilaran api di sepanjang jalan. Ilaran yakni penyekatan di kawasan hutan atau lahan agar api tidak merambat ke wilayah lain yang lebih luas.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok yang belum sepenuhnya mati secara sembarangan.

Selanjutnya komunikasi dan koordinasi aktif dilakukan dengan semua pemangku kepentingan untuk penanggulangan kejadian karhutla baik di kecamatan, kelurahan, hingga desa.

"Risiko terbakar itu kebanyakan karena puntung rokok yang dibuang sembarangan," katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, sebagian wilayah di NTT telah memasuki musim kemarau.

Menurut Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek, pertumbuhan awan mulai menurun dan angin Monsoon Timur sudah mulai aktif.

Karena itu, Sti tetap berpesan agar masyarakat mewaspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering pada musim kemarau ini.

"Angin kencang berpotensi menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan," kata Sti mengingatkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Olahraga
MotoGP: Martin Nekat Tampil...

Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mentan Minta Bulog Serap Ja...

Perlinsos Menuntut Rakyat Mengenali Situs agar Tak Tertipu

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perlinsos Menuntut Rakyat M...

WFP Laporkan Angka Kelaparan di Haiti Meningkat

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WFP Laporkan Angka Kelapara...

Bank BJB Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37,3 Persen

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Bank BJB Catat Pertumbuhan ...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.