Bali Komitmen untuk Kembangkan Wisata Berbasis Budaya

Selasa, 28 Mei 2024, 00:09 WIB

Jakarta - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bali Tjok Bagus Pemayun menegaskan, pemerintah Bali berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya.

"Bali berkomitmen dan sudah dituangkan dalam regulasi bahwa mengembangkan pariwisata budaya," ujar Tjok dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Tangkapan layar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) dan Kadispar Bali Tjok Bagus Pemayun (kanan) dalam jumpa pers mingguan yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (27/5/2024). — Sumber: ANTARA/Youtube-Kemenparekraf

Karena itu, Tjok mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menjaga pariwisata Bali yang menyuguhkan budaya Bali bagi wisatawan.

Ia menampik bahwa Pulau Dewata telah "dijajah" oleh wisatawan mancanegara (wisman). Ia menegaskan bahwa sebuah kewajiban bagi wisman untuk mematuhi aturan yang ada di Indonesia termasuk Bali.

Ia menilai predikat Little Moscow bagi salah satu destinasi di Bali bisa saja menjadi sebuah promosi bagi destinasi tertentu agar lebih dikenal luas.

Sebelumnya, ramai di media sosial diperbincangkan warganet soal peta di wilayah Canggu, Bali. Di Peta kawasan Canggu, muncul nama New Moscow yang tertulis dalam tulisan bahasa Rusia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bersama pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali pun telah membahas berbagai isu terkini dan menghadirkan solusi bersama guna memastikan pariwisata Bali semakin berkualitas dan berkelanjutan (17/5).

Sejumlah isu yang dibahas dalam diskusi di antaranya isu-isu yang belakangan banyak mendapat perhatian masyarakat Bali, terutama di media sosial seperti dugaan sejumlah WNA melakukan ritual bernuansa erotis yang terlihat dalam sebuah video yang viral.

"Kita sepakat bahwa ekosistem pariwisata kita harus diperkuat. Ke depan bersama industri kami akan meningkatkan pengawasan, termasuk juga melibatkan bendesa juga desa-desa wisata, masyarakat sekitar, sehingga kita bisa saling mengawasi. Itu yang kita harapkan," kata Sandiaga.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.