Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekalongan Siapkan Lahan 7,8 Ha Bangun Kampung Nelayan Modern

📅 Senin, 27 Mei 2024, 10:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pekalongan Siapkan Lahan 7,8 Ha Bangun Kampung Nelayan Modern Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Sekda Kota Pekalongan Nur Priyantomo mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada acara rencana pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono, di Pekalongan, Sabtu (25/5/2024).

PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menyiapkan lahan seluas 7,8 hektare untuk program pembangunan Kampung Nelayan Modern (Kalamo) di Setono, Kecamatan Pekalongan Timur.

Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Nur Priyantomo di Pekalongan, Senin (27/5), mengatakan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono tersebut akan menggunakan anggaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebesar Rp21,8 miliar.

"Semua pembiayaan dan pembangunan Kalamo berasal dari KKP sedangkan Pemkot Pekalongan hanya menyediakan lahan seluas 7,8 hektare," katanya.

Menurut dia, pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono ini menjadi upaya pengembangan kawasan baru di daerah ini karena lokasinya yang strategis yaitu berada di dekat pintu keluar Tol Setono yang dapat menjadi jalur keluar dan masuk tol dan dilewati masyarakat baik dalam maupun luar kota.

Selain itu, pembangunan Kampung Nelayan Modern tersebut, kata dia, bisa membangun rangkaian tempat wisata di daerah ini.

Dikatakannya, lokasi Kampung Nelayan Modern Setono yang berada di dekat pintu keluar tol sebagai tempat kuliner, kemudian pemudik atau pelancong bisa mampir ke Grosir Batik Setono, wisata religi Makam Sapuro, Kanzus Sholawat, ke kediaman Habib Luthfi dan Habib Bagir, serta ke Taman Wisata Laut Pantai Pasir Kencana.

"Ini akan menjadi rangkaian tempat tujuan wisata. Kemudian di Taman Wisata Laut Pantai Pasir Kencana juga ada technopark perikanan," katanya.

Ia mengatakan di Kampung Nelayan Modern Setono ini akan memberdayakan koperasi nelayan maupun koperasi perikanan binaan yang telah ditunjuk untuk mengolah hasil tangkapan laut di sentra kuliner itu.


Kampung Nelayan Modern ini, kata dia, berkonsep sentra kuliner olahan ikan laut maupun ikan tawar sehingga para nelayan bisa menyuplai hasil tangkapan ikan di tempat ini dan akan dikelola dengan sistem santripreneur.

Menurut Nur Priyantomo, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono selesai September 2024.

"Pekan depan atau awal Juni 2024 diharapkan sudah bisa teken kontrak. Jika tidak ada sanggahan maka awal Juli 2024 sudah bisa dilakukan kesepakatan surat perjanjian kerja sama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.