Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Gencarkan Pencegahan Stunting Berkelanjutan di Denpasar

📅 Kamis, 23 Mei 2024, 05:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Gencarkan Pencegahan Stunting Berkelanjutan di Denpasar Doc: ANTARA/Ni Luh Rhismawati.
Ket. Wakil Wali Kota Denpasar, Bali, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama para peserta Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester I Tahun 2024 di Denpasar, Rabu (22/5/2024).

Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar, Bali bersinergi dengan para pemangku kepentingan terkait sebagai upaya menggencarkan pencegahan stuntingsecara berkelanjutan di daerah itu.

"Penurunan dan pencegahan stunting memerlukan intervensi yang konvergen. Hal ini meliputi intervensi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung," ujarWakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Denpasar, Rabu.

Arya Wibawa yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Denpasar itu, menyebut balita yang mengalami stunting akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan.

Oleh karena itu, penangananharus lebih fokus melalui pendekatan keluarga dengan sasaran keluarga, seperti remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

"Dalam pertemuan ini kami mohon untuk dapat melakukan perumusan dalam pencegahan stunting dari tahapan pranikah, menikah hingga ketika sudah punya anak, serta harus tingkatkan akselerasi agar zero stunting," ujarnya pada acara Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester I Tahun 2024 Kota Denpasar.

Dari langkah tahapan pranikah, dia mengharapkan, dapat memiliki data enam bulan sebelumnya. Hal ini untuk mengetahui langkah awal mengetahui dan melakukan intervensi dalam pencegahan dan penurunan stunting.

"Perumusan ini dapat kita terapkan kepada masyarakat di Denpasar serta diharapkan dalam menyusun aturan dapat menyelaraskan gerak langkah untuk meningkatkan cakupan pelayanan kepada kelompok sasaran dalam percepatan penurunan stunting," ujarnya

Menurut dia, penanganan stunting sebagai program nasional harus ditindaklanjuti secara serius. Hal ini sebagai upaya mewujudkan Denpasar bebas stunting.

Komitmen yang kuat penting dalam mengerahkan upaya penurunan stunting di Kota Denpasar serta kegiatan diseminasi ini dapat menghasilkan komitmen bersama dalam penurunan stunting di Kota Denpasar.

"Cegah stunting itu penting kita gelorakan bersama, dan kami mengajak semua pihak baik organisasi perangkat daerah, perbekel/lurah, keluarga hingga masyarakat umum ikut andil dalam penanganan stunting sejak dini," kata Arya Wibawa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar IGA Sri Wetrawati menyampaikan kegiatan dengan menyasar anggota tim percepatan penurunan stunting dan tim audit kasus stunting Denpasar ini melibatkan 40 orang.

Tujuan kegiatan ini, katanya, meningkatkan dan menyelaraskan program lintas sektor serta menyusun rekomendasi dan rencana tindak lanjut audit stunting.

"Materi yang diberikan dalam pertemuan ini di antaranya program percepatan penurunan stunting, prevalensi dan faktor risiko, serta asupan gizi seimbang," ujarnya.

Pada 2022, angka prevalensi stunting di Kota Denpasar tercatat 5,5 persen,menempatkan Denpasar sebagai kota di Bali dan Indonesia yang terendah prevalensi stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

27 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.