Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! Dosen Fakultas Teknik UGM Kembangkan 2 Pesawat Tanpa Awak

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 09:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren! Dosen Fakultas Teknik UGM Kembangkan 2 Pesawat Tanpa Awak Doc: ANTARA/HO-Humas UGM
Ket. Pesawat tanpa awak atau "unmanned aerial Viehicle (UAV) yang dibuat Dosen Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Prof Gesang Nugroho.

YOGYAKARTA - Dosen Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Prof Gesang Nugroho mengembangkan dua buah pesawat tanpa awak atau unmanned aerial Viehicle (UAV) dengan nama Palapa S-1 dan Palapa S-2.

Gesang Nugroho di Kampus UGM, Yogyakarta, Selasa (21/5), mengakui dua pesawat yang memiliki panjang 2 meter dan 3,3 meter tersebut sudah dilengkapi sistem autopilot dan kemampuan jelajah terbang sesuai dengan titik koordinat.

"Selama terbang akan mampu mengambil foto dan video akan dikirim pada ground control station. Palapa S-1 mampu terbang 6 jam nonstop, Palapa S-2 bisa terbang 10 jam nonstop," kata dia.

Gesang menjelaskan untuk pesawat Palapa-S1 yang dikembangkan selama 2,5 tahun lalu memiliki kemampuan waktu terbang selama 6 jam tanpa berhenti.

Sedangkan untuk pesawat kedua, memiliki kemampuan daya terbang selama 10 jam.

Palapa-S1, kata Gesang, sudah menggunakan telemetri wifi internet dengan jarak tempuh mencapai sejauh 50 kilometer.

Menurutnya, Palapa S-1 memiliki kemampuan daya jangkau hingga 300 km namun komunikasi foto dan video terputus.

Sedangkan pada Palapa S-2 menggunakan telemetri satelit sehingga memiliki kemampuan daya jangkauan tak terbatas.

"Belum selesai, nantinya akan dilengkapi sistem autopilot dan sistem komunikasinya menggunakan telemetri satelit sehingga tak terbatas jangkauannya. Saat ini baru tahap fase membuat bodinya," katanya.

Gesang menyampaikan bahwa teknologi pesawat tanpa awak atau UAV saat ini semakin maju dan berkembang. Tidak hanya merupakan perangkat teknologi canggih semata, tetapi juga merupakan sebuah gebrakan revolusioner yang mengubah perspektif kita terhadap dunia.

Mulai dari kegunaan di sektor militer hingga penerapannya dalam berbagai bidang sipil, UAV telah melangkah masuk ke setiap aspek kehidupan masyarakat dengan kecepatan yang menakjubkan.

Ia mengimbau agar masyarakat dan pemerintah harus mau menggunakan produk-produk hasil riset bangsa sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Di Tengah Tekanan Biaya, Ap...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.