Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabupaten Serang Raih 9 Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting dari BKKBN

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 06:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Serang Raih 9 Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting dari BKKBN Doc: ANTARA/HO-Pemkab Serang
Ket. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah (ketiga dari kanan), menerima penghargaan percepatan penurunan stunting, di Serang, Banten, Selasa (21/5/2024).

Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berhasil meraih sembilan penghargaan dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, di Serang, Selasa, mengatakan sembilan kategori penghargaan tersebut terkait percepatan penurunan stunting dan pelayanan keluarga berencana (KB).

Tatu mengaku bersyukur atas piagam penghargaan yang diterima dari Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, dimana Kabupaten Serang meraih sembilan penghargaandari 12 kategori yang dinilai oleh BKKBN Provinsi Banten.

"Penghargaan untuk peringkat satu ada tiga kategori, yang lainnya ada di peringkat dua dan tiga," katanya.

Atas penghargaan yang diraih, Tatu mengatakan bahwa penurunan stunting menjadi program prioritas nasional dan untuk pelaksanaannya di tingkat Provinsi terutama di Kabupaten/Kota.

Di Kabupaten Serang pada Tahun 2019 angka stuntingmasih tinggi dengan persentasi 37 persen, dan kemudian mengalami penurunan signifikan menjadi 23 persen di tahun 2020.

"Penurunan yang tertinggi itu dari 2019 ke 2020. Mudah-mudahan bisa mencapai target nasional yaitu di 14 persen, diharapkan bisa terus turun di bawah 14 persen," katanya.

Persoalan stunting perlu ditangani karena untuk menyiapkan generasi mendatang, generasi yang sehat secara fisik generasi yang sehat dan cerdas.

"Jadi sejak calon ibu misalnya tidak boleh darahnya rendah, kemudian juga sedang hamil rajin pemeriksaan ke posyandu, pos KB, kemudian mengkonsumsimakanan bergizi, makanan yang sehat sampai bayi lahir hingga di usia 2 tahun," katanya.

Menurut Bupati, upaya menurunkan angka stunting ini tidak bisa sendirian sehingga perlu dibantu oleh berbagai komponen masyarakat.

Sementara itu, Kepala DKBP3A Kabupaten Serang, Encup Suplikhah mengatakan penghargaan ini merupakan capaian dengan dukungan penuh dari Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah atas kinerja DKBP3A dan OPD terkait.

"Mudah-mudahan pada tahun 2024 ini Kabupaten Serang bisa mengejar target nasional penurunan stunting sebesar 14 persen, mohon doa dan bantuannya," ujarnya.

Sembilan piagam penghargaan itumeliputi penghargaan terbaik ke-I kategori kabupaten/kota dengan penurunan angka stunting prevalensi stunting tertinggi.

Terbaik ke-I kategori kabupaten/kota dengan pendampingan keluarga berisiko stunting di elsimil tertinggi, dan terbaik ke-I kategori kabupaten/kota dengan penyelenggaraan mini lokakarya terbaik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

25 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.