Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apakah Korut Terlibat, Korea Selatan Selidiki Peretasan Terhadap Email Pejabat Pertahanan

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apakah Korut Terlibat, Korea Selatan Selidiki Peretasan Terhadap Email Pejabat Pertahanan Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Seorang peretas sedang menggunakan perangkat komputer dan jaringan untuk melakukan serangan siber.

Seoul - Kementerian Pertahanan Korea Selatan pada Selasa mengatakan telah meluncurkan penyelidikan gabungan militer-polisi terhadap insiden peretasan baru-baru ini yang melibatkan email pribadi pejabat pertahanan.

Langkah tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian mulai menyelidiki kemungkinan keterlibatan Korea Utara atas pembobolan rekening sejumlah pejabat senior Kementerian Pertahanan, menurut otoritas investigasi.

"Kami telah memberi tahu setiap individu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan telah menuntaskan langkah-langkah keamanan untuk akun email," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Jeon Hak-kyou.

Jeon mengatakan penyelidikan bersama sedang dilakukan dan mencatat bahwa akun-akun yang dipermasalahkan itu tidak ada hubungannya dengan email kantor yang terhubung ke server militer.

Ketika ditanya tentang besarnya pelanggaran, Jeon mengatakan dia memahami insiden tersebut melibatkan banyak orang tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Investigasi bersama dilakukan saat polisi juga sedang menyelidiki insiden peretasan yang melibatkan email pribadi sekitar 100 warga Korea Selatan, termasuk pakar keamanan nasional.

Korea Utara diketahui melakukan serangan siber terhadap diplomat Korea Selatan, pejabat pemerintah dan militer, serta pakar keamanan nasional dengan menyusup ke akun email mereka.

Sebelumnya pada April, Badan Kepolisian Nasional mengatakan tiga kelompok peretas terkenal Korea Utara yakni Lazarus, Andariel dan Kimsuky menyusup ke sekitar 10 perusahaan pertahanan Korea Selatan selama 1,5 tahun terakhir dalam upaya bersama untuk mencuri teknologi pertahanan.

Militer Korea Utara diketahui memperkuat kemampuan sibernya dengan mengoperasikan sekitar 6.800 personel perang siber, menurut Buku Putih Pertahanan Korea Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.