Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WMO Serukan Negara Miliki Pembiayaan Peringatan Dini Peristiwa Iklim

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
WMO Serukan Negara Miliki Pembiayaan Peringatan Dini Peristiwa Iklim Doc: ANTARA/Kuntum Riswan
Ket. Sekretaris Jenderal World Meteorological Organization (WMO) PBB Celeste Saulo dalam forum High Level Panel di World Water Forum 2024, di Badung, Bali, Senin (20/5/2024).

Badung - Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dalam forum High Level Panel di World Water Forum 2024, di Badung, Bali, Senin, menyerukan setiap negara memulai pembelian nasional dan memiliki pembiayaan untuk The Early Warnings for All Initiative (EW4AII).

EW4AII merupakan inisiatif dari WMO untuk memastikan perlindungan universal dari cuaca, air atau peristiwa iklim yang berbahaya melalui sistem peringatan dini yang menyelamatkan jiwa pada akhir 2027.

"Kami telah mengidentifikasi 30 negara prioritas oleh Sekretaris Jenderal (PBB), tetapi sekarang adalah kesempatan Anda untuk mendorong inisiatif dari negara-negara tersebut dengan dukungan WMO dan semua lembaga lainnya," kata Sekretaris Jenderal World Meteorological Organization (WMO) PBB Celeste Saulo.

Pembelian untuk peringatan dini, lanjutnya, memang menjadi tantangan yang besar untuk diterapkan. Olehkarena itu, ia mengajak setiap negara untuk bekerja sama untuk mewujudkannya sembari memobilisasi sumber daya manusia yang juga menjadi tantangan lainnya.

Menurut dia, pemantauan dan evaluasi sumber daya manusia harus dilakukan secara rutin agar dapat mengetahui peningkatan kinerja dan menjadi rujukan bagi pengambil keputusan dalam mendukung inisiatif sistem peringatan dini.

"Terakhir, inovasi. Kita belajar dari pengalaman dan kita bisa memindahkan contoh dari satu tempat ke tempat lain berkat inovasi, jadi saya yakin di tingkat lokal, kita bisa mendorong banyak ide baru. Saya berharap inisiatif ini dapat meningkatkan kapasitasnya di semua negara di seluruh dunia," ucapnya.

Adapun inisiasi peringatan dini mulai diserukan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres. Hal itu dilatarbelakangi oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia yang menyebabkan kondisi cuaca yang lebih ekstrem, kebutuhan akan sistem peringatan dini menjadi semakin penting.

Sistem yang memperingatkan masyarakat akan datangnya badai, banjir atau kekeringan, dinilai PBB sebagai bukan suatu kemewahan namun merupakan alat yang hemat biaya untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi kerugian ekonomi, dan memberikan laba atas investasi hampir sepuluh kali lipat.

Sistem peringatan dini telah membantu mengurangi jumlah kematian dan mengurangi kerugian dan kerusakan akibat peristiwa cuaca, air, atau iklim yang berbahaya. Namun, kesenjangan besar masih ada, terutama di negara-negara berkembang kepulauan kecil dan negara-negara kurang berkembang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.