Jepang akan Gunakan 'AI' dan 'Drone' untuk Pembersihan Ranjau
📅 Selasa, 21 Mei 2024, 18:01 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Istimewa
TOKYO - Kementerian Luar Negeri Jepang berencana untuk mulai menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan drone untuk membantu membersihkan ranjau di negara-negara berkembang. Langkah ini merupakan bagian dari program Bantuan Pembangunan Resmi (ODA).
Sebuah panel penasihat yang membahas penggunaan sains dan teknologi untuk urusan luar negeri menyusun proposal dan menyerahkannya kepada Menteri Luar Negeri Yoko Kamikawa pada Kamis (16/5) lalu.
"Proposal tersebut menyatakan bahwa kemajuan sains dan teknologi Jepang harus digunakan secara aktif dalam ODA untuk menyelesaikan permasalahan di negara-negara berkembang. Dikatakan bahwa keahlian tersebut harus diterapkan di bidang lingkungan hidup, energi, mitigasi bencana, dan perdamaian," lapor kantor berita NHK, Senin (20/5).
Menlu Kamikawa mengatakan teknologi ini akan pertama kali diterapkan dalam pembersihan ranjau.
Jepang memiliki pengetahuan tersebut setelah terlibat dalam proyek pembersihan ranjau di negara-negara seperti Kamboja. Perusahaan-perusahaan Jepang baru-baru ini meneliti prosedur menggunakan teknologi AI dan drone.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pejabat mengatakan ada harapan tinggi dari Ukraina dan negara-negara lain. Mereka berencana membangun sistem untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di luar negeri untuk memajukan inovasi teknologi di Jepang.
Anggaran ODA Jepang untuk tahun fiskal ini berkurang dari angka puncaknya, menjadi sekitar 565 miliar yen. Kementerian itu pun berencana untuk terus mempertimbangkan cara-cara efektif mengimplementasikan ODA. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!