Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden World Water Council: Penanganan Masalah Air Tidak Bisa secara Sentralistik

📅 Senin, 20 Mei 2024, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden World Water Council: Penanganan Masalah Air Tidak Bisa secara Sentralistik Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi penanganan masalah air dengan irigasi yang memadai.

BALI - Presiden World Water Council (WWC/Dewan Air Dunia) Loic Fauchon mengingatkan bahwa penanganan masalah air di tingkat nasional tidak akan selesai dengan baik apabila kebijakan untuk menanganinya dilakukan secara sentralistik atau terpusat.

"Pemerintah harus menjamin tanggung jawab (menangani masalah air) dibagi secara adil antara pemerintah pusat hingga pemerintah daerah karena masanya menangani masalah air melalui kebijakan sentralistik hendaknya diakhiri," kata Fauchon kepada perwakilan negara-negara yang hadir dalam Pertemuan Tingkat Tinggi World Water Forum (WWF) Ke-10 di Nusa Dua, Bali, Senin (20/5).

Ia mengatakan, hal tersebut harus diperhatikan pemerintah karena merekah pemegang tanggung jawab tertinggi di negara, termasuk dalam menangani masalah air.

Fauchon mengingatkan pemerintah untuk terus berkomitmen dan memahami kondisi air di negara masing-masing. Apalagi, masalah air merupakan persoalan politik.

Selain itu, dalam penanganan masalah iklim, ia mengingatkan supaya sebagian pendanaan untuk hal tersebut dialokasikan langsung untuk menangani masalah air dan membina sistem sanitasi yang baik.

"Kami juga menyerukan supaya utang terkait air dibatalkan bagi negara-negara dan kota-termiskin di dunia," kata Fauchon.

Aturan mediasi dalam penanganan sengketa di sungai, danau, dan darah aliran sungai harus diperkuat, karena diplomasi air harus diutamakan demi menjaga perdamaian dan meredakan potensi konflik karena air.

Fauchon juga menyatakan bahwa pemerintah negara harus memastikan sumber daya air dan sanitasi yang baik dapat dinikmati oleh masyarakat hingga tempat terpencil, supaya tidak memicu kepadatan penduduk di lokasi aman air yang dapat menekan ketahanan air di daerah itu.

World Water Forum Ke-10 yang digelar di Nusa Dua, Bali, pada 18-25 Mei 2024, membahas konservasi air, air bersih dan sanitasi, ketahanan pangan dan energi, serta mitigasi bencana alam.

Sebanyak 244 sesi pembahasan terkait air dalam WWF diharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengelolaan air secara global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

37 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.