Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPK Wilayah VIII Banten gelar diskusi budaya sambut tradisi Seba Badui

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 21:30 WIB | Oleh:
BPK Wilayah VIII Banten gelar diskusi budaya sambut tradisi Seba Badui Doc: ANTARA//HO-BPK Wilayah VIII Banten
Ket. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah VIII Banten menggelar diskusi budaya dalam rangka menyambut tradisi seba badui di Pendopo Museum Multatuli, Lebak, Jumat (17/5/2024).

Serang - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VIII Banten menggelar diskusi budaya guna menyambut tradisi Seba Badui di Pendopo Museum Multatuli, Lebak, Jumat.
Pamong Budaya Ahli Muda BPK Wilayah VIII Banten, Fajar Satya Burnama, di Lebak, Jumat, mengatakan "Menjadi manusia yang berkepribadian dalam kebudayaan" diangkat sebagai tema diskusi budaya itu."Menjadi manusia yang berkepribadian kebudayaan yaitu dengan terlibat langsung dalam pemajuan kebudayaan baik di bidang cagar budaya dan 10 objek pemajuan kebudayaan," katanya.Ia mengatakan BPK sudah memberikan fasilitasi pemajuan kebudayaan yang bisa dikategorikan sebagai stimulus bagi para pelaku kebudayaan baik perorangan maupun komunitas.Pada 2023 sedikitnya ada 14 komunitas dan perorangan yang mendapatkan fasilitasi pemajuan kebudayaan menuju manusia yang berkepribadian kebudayaan."Untuk tahun ini kurang lebih ada 40 komunitas dan perorangan yang dapat memperolehnya. Saya harap siswa dan mahasiswa yang punya minat terhadap kebudayaan bisa memanfaatkannya dengan cara mendaftarkan diri," jelasnya.Untuk itu, Fajar mengajak semua peserta agar mempunyai minat terhadap kebudayaan, pelestarian dan turut serta dalam pemanfaatannya.Sementara Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Badrul Munir, menambahkan bahwa kebudayaan adalah sebuah akar dari kehidupan, tidak akan ada pariwisata, pertanian, kuliner tanpa ada budaya."Budaya segala sesuatu yang berkaitan dengan cipta, rasa, karsa, yang dibuat oleh masyarakat sendiri. Apapun itu, segala sesuatu," katanya.Kebudayaan juga merupakan sebuah kewajiban sangat krusial sehingga perlu dukungan komunitas. Tim Pemajuan Kebudayaan Lebak tidak akan berjalan tanpa bantuan komunitas, sehingga butuh duta budaya, website dan lainnya."Bagaimana sebuah komunitas, budaya bisa bertahan dalam kebudayaan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.