Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKHIT Maluku Pastikan Ribuan Belut Bersih dari Hama dan Penyakit

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 17:12 WIB | Oleh:
BKHIT Maluku Pastikan Ribuan Belut Bersih dari Hama dan Penyakit Doc: ANTARA/ Ho- BKHIT Maluku
Ket. Petugas Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak 6.500 ekor belut dari pulau Buru dengan tujuan Jakarta.

AMBON - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak 6.500 ekor belut dari Pulau Buru dengan tujuan Jakarta.

Sebanyak 6500 ekor belut dari pulau Buru yang dikemas dalam delapan drum yang akan dikirim ke Jakarta menggunakan angkutan laut tKM. Doro Londa, diperiksa oleh petugas BKHIT Maluku Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Namlea.

"Ribuan ekor belut diperiksa kesehatan dengan pengambilan sampel acak, dan dilakukan pemeriksaan dokumen persyaratan sebelum dibebaskan untuk berangkat, " kata petugas karantina, Abdul Fajridi Ambonn, Jumat.

Ia mengatakan, belut yang akan diperdagangkan ini dinyatakan bebas dari Hama dan Penyakit Ikan Karantina melalui serangkaian pemeriksaan klinis seperti mengamati gejala abnormal pada komoditi tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan klinis tidak ditemukan tanda- tanda belut terserang penyakit sehingga dapat diangkut ke atas alat angkut. Adapun beberapa penyakit yang berbahaya yang berasal dari belut adalahEdwardsiellosisyang dapat menyebabkan kematian massal, " katanya.

Ketua Tim Karantina Ikan, Lydia Lusiana mengungkapkan, pengiriman belut ini umumnya ditujukan untuk diperdagangkan di pasar lokal.

Dengan banyaknya belut yang tersebar di Provinsi Maluku, maka dapat berpotensi menjadikan belut sebagai salah satu primadona baru untuk komoditas perikanan bahkan memiliki potensi untuk dilakukan ekspor hingga ke negara China.

Data yang diambil dari Karantina Maluku memperlihatkan lalu lintas belut hidup umumnya berasal Pelabuhan Yos sudarso Ambon dengan tujuan Bekasi, Ciamis, Majene, dan wilayah Jakarta.

Per April 2024,total belut yang dikirim sebanyak 501.500 ekor dengan kisaran nilai Rp1.7 miliar.

Kepala BKHIT Maluku, Abdur Rohman, menyampaikan apresiasi kepala seluruh petugas karantina yang tersebar di Ambon, Namlea, Tual, Saumlaki, Dobo, dan Kobisadar.

Pihaknya sangat mengharapkan bantuan dan kesadaran masyarakat Maluku untuk selalu #LaporKarantina bila hendak lalulintaskan media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan serta produk turunannya.

Tujuannya saling bekerja sama dengan petugas karantina untuk menjaga provinsi Maluku dari ancaman HPHK, HPIK, dan OPTK sesuai dengan dasar hukum Undang - undang 21/2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan di Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.